Kabupaten Bogor, Radarnusantara.net — Pemerintah Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, resmi memulai kegiatan rehabilitasi kantor desa dan pengadaan meubelair melalui Bantuan Keuangan kepada Desa (BKD) Tahun Anggaran 2025. Program tersebut hadir sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat tata kelola pemerintahan desa.
Berdasarkan papan informasi kegiatan, pembangunan dilakukan di Kampung Jalan Cagak RT 002/004 Desa Rancabungur, dengan volume 6 meter x 10 meter, total anggaran Rp 98.000.000, serta masa pelaksanaan 25 hari kalender oleh TPK Desa Rancabungur.
Kepala Desa Rancabungur, Saepudin, S.Ip, menegaskan bahwa rehabilitasi kantor desa adalah kebutuhan yang tidak bisa ditunda mengingat intensitas pelayanan kepada masyarakat yang terus meningkat setiap tahunnya.
> “Kantor desa harus menjadi ruang yang layak, nyaman, dan mendukung kinerja aparatur. Rehabilitasi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih modern, efisien, dan tertata,” ujar Kepala Desa Saepudin.
Ia juga menekankan bahwa pengadaan meubelair baru merupakan bagian integral dari peningkatan kualitas pelayanan, karena kondisi sarana prasarana yang baik akan berdampak langsung pada performa aparatur dalam melayani masyarakat.
> “Pelayanan yang berkualitas tidak hanya didukung oleh SDM yang kompeten, tetapi juga fasilitas yang memadai. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh peningkatan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Saepudin menegaskan pentingnya transparansi dalam seluruh proses pembangunan. Ia memastikan bahwa papan kegiatan dipasang sebagai bentuk keterbukaan informasi sesuai asas good governance.
> “Kami sangat menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas. Masyarakat berhak mengetahui penggunaan anggaran desa dan kami membuka ruang selebar-lebarnya bagi warga untuk mengawasi proses pembangunan ini,” tegasnya.
Saepudin berharap rehabilitasi ini dapat memperkuat hubungan sinergis antara pemerintah desa dan masyarakat, serta meningkatkan kenyamanan warga ketika berurusan di kantor desa.
> “Semoga setelah pembangunan ini selesai, masyarakat dapat merasakan perubahan positif dan mendapatkan layanan yang lebih cepat, nyaman, dan efektif,” tutupnya.
Reporter: AwaL/a_kobul

