Tuban — Di sebuah pagi yang hangat di Desa Ngepon, Kecamatan Jatirogo, aroma gotong royong terasa begitu kental. Warga berduyun-duyun datang, membawa cangkul, sapu, ember, dan senyum tulus. Mereka berkumpul di halaman Masjid Rahmatullah, bukan untuk menghadiri acara besar, tetapi untuk sesuatu yang jauh lebih bermakna: kerja bakti bersama demi merawat rumah ibadah yang menjadi pusat kehidupan spiritual mereka.
Di tengah hiruk-pikuk aktivitas itu, tampak sosok yang tak kalah bersemangat. Kepala Desa Ngepon, Moch Ali Mansur, hadir sejak pagi, tidak hanya sebagai pemimpin, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang mencintai desanya. Dengan tangan penuh debu dan baju yang mulai basah oleh keringat, beliau ikut mengangkat material, menyapu lingkungan masjid, dan berbincang hangat dengan warga yang ikut berpartisipasi.
“Saya bangga sekali melihat kekompakan warga Ngepon. Pembangunan dan kebersihan masjid ini bukan hanya tentang fisik bangunan, tetapi tentang hati kita yang menyatu,” ucap Kades Ali Mansur dengan mata berbinar.
Kerja bakti yang berlangsung penuh kehangatan itu memperlihatkan betapa kuatnya persaudaraan di Desa Ngepon. Tidak ada yang memandang usia, jabatan, atau perbedaan. Semua bergerak bersama, saling membantu, saling menyemangati. Anak-anak muda terlihat memindahkan batu dan membersihkan halaman, para bapak memperbaiki bagian bangunan, sementara para ibu menyiapkan minuman dan makanan sederhana agar semua yang hadir tetap berenergi.
Masjid Rahmatullah kini bukan hanya berdiri sebagai tempat ibadah, tetapi menjadi simbol persatuan, kepedulian, dan kekuatan gotong royong warga. Bagi masyarakat Ngepon, membangun dan merawat masjid adalah membangun dan merawat jiwa desa itu sendiri.
Kegiatan ini memberikan pesan mendalam bahwa ketika masyarakat bersatu, sesuatu yang berat bisa menjadi ringan, dan sesuatu yang sederhana bisa menjadi begitu berarti. Apa yang dilakukan warga Ngepon hari ini bukan hanya kerja bakti—tetapi sebuah bukti bahwa nilai luhur kebersamaan masih hidup dan tumbuh kuat di bumi Jatirogo.
Dengan dukungan penuh dari Kepala Desa Moch Ali Mansur dan partisipasi masyarakat yang begitu hangat, Desa Ngepon kembali menegaskan bahwa gotong royong adalah warisan tak ternilai yang harus terus dijaga. Sebuah teladan yang layak ditiru oleh desa-desa lainnya di Kabupaten Tuban.
