Kabupaten Bogor, Radarnysantara.net — Pemerintah Desa Bojongjengkol, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan Sosialisasi Penanganan Sampah dan Gotong Royong Bersih-Bersih Lembur pada Rabu, 26 November 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Wilayah RW 06 Kampung Bojongjengkol Duren dan melibatkan berbagai unsur kelembagaan desa serta masyarakat.
Kegiatan dimulai dari Tanjakan Bah Jali Wilayah RW 04 hingga kawasan Kavlingan Ciampea Asri/Sawah Lega yang merupakan perbatasan antara Desa Bojongjengkol dan Desa Cinangka. Seluruh rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain jajaran BPD, perangkat desa, Forkopimdes, pengurus LPM, Karang Taruna, para Ketua RT dan RW, kader Posyandu, kader PKK, Linmas Desa, serta perwakilan dari Kecamatan Ciampea yang terdiri dari Kasi Pol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, UPT DLH, UPTD PUPR, dan Pendamping Desa. Warga khususnya RW 04 dan RW 06 juga turut berpartisipasi aktif.
Kepala Desa Bojongjengkol, Awaluddin Ma’arifatullah, S.Ip, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud keseriusan pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
“Penanganan sampah harus menjadi tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif agar masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Filardi, selaku Kaur Perencanaan Desa Bojongjengkol, menjelaskan bahwa kegiatan ini telah dirancang sebagai bagian dari program pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berdampak sementara, tetapi menjadi awal dari sistem pengelolaan lingkungan yang lebih terarah dan berkelanjutan,” katanya.
Dari unsur kewilayahan, Ketua RW 06 Iskandar menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah desa terhadap kondisi lingkungan di wilayahnya.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Semoga kebersihan lingkungan dapat terus terjaga secara berkesinambungan,” ucapnya.
Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat, H. Ukon, yang menilai bahwa kegiatan gotong royong merupakan sarana memperkuat nilai kebersamaan.
“Budaya gotong royong harus terus kita hidupkan, karena selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga mempererat persaudaraan antarwarga,” tuturnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Desa Bojongjengkol berharap tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga desa, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Reporter : AwaL

