Daerah  

Akses Jalan Menuju Pendakian Gunung Burangrang Jalur Legok Haji Masih Rusak dan Sulit Dilalui

Akses Jalan Menuju Pendakian Gunung Burangrang Jalur Legok Haji Masih Rusak dan Sulit Dilalui

Kabupaten Bandung Barat, Radarnusantara.net, — Akses menuju titik pendakian Gunung Burangrang via Legok Haji di Kampung Nyalindung, RT 04/RW 10, Desa Tugumukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, masih dalam kondisi memprihatinkan.

Jalan menuju basecamp berupa tanah dan batuan yang berlubang, becek saat hujan, dan berdebu saat kemarau. Kondisi ini tidak hanya menyulitkan pendaki, tapi juga warga sekitar yang tiap hari melewatinya untuk ke kebun dan antar jemput sekolah.

“Justru jalannya jelek. Kalau hujan licin banget, motor sering selip. Kalau kemarau debunya tebal,” keluh warga RT 04.

Gunung Burangrang 2.064 mdpl lewat jalur Legok Haji memang favorit karena jalurnya landai. Tapi akses jalan yang buruk jadi kendala utama. Banyak pendaki pemula sampai putar balik karena takut kendaraannya rusak.

Warga sudah beberapa kali kerja bakti menambal jalan seadanya, tapi tanpa pengerasan dan drainase yang jelas, hasilnya tidak bertahan lama.

*Yang diharapkan warga sekarang:*
– *Pengerasan/aspal jalan* dari pemukiman sampai basecamp Legok Haji
– *Saluran air dan penerangan* di titik rawan longsor dan gelap
– *Perhatian Pemdes Tugumukti & Pemkab Bandung Barat* agar jalur wisata ini tidak ditelantarkan

“Kalau jalannya bagus, pasti pendaki makin banyak. Warung dan ojek di Nyalindung juga ikut kebantu. Sekarang orang kapok karena jalannya,” ujar Warga RW 10.

Titik kumpul tetap di Kampung Nyalindung, Desa Tugumukti. Dari pusat Cisarua ke lokasi ±20-30 menit, tapi harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan.

Sumber : Berita Dari Warga Tugumukti

Reporter : ( Red / Abah Hendi )

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *