JAKARTA, DKI JAKARTA — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 2 Oktober 2026, Abe Hoed resmi melamar Bella Shintya dalam sebuah prosesi yang berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026. Momen tersebut digelar dengan suasana hangat dan dihadiri oleh keluarga besar dari kedua pihak. Pertemuan itu menjadi langkah penting bagi pasangan tersebut setelah hubungan mereka mulai mendapat perhatian publik.
Bella Shintya diketahui merupakan putri Bambang Soesatyo, mantan Ketua MPR RI. Sementara itu, Abe Hoed berasal dari keluarga musisi ternama. Ia adalah putra pasangan Anto Hoed dan Melly Goeslaw, dua figur yang telah lama dikenal melalui kiprahnya di industri musik Indonesia. Latar belakang kedua keluarga membuat prosesi lamaran ini turut menjadi sorotan.
Acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh anggota keluarga, tetapi juga sejumlah tokoh politik dan selebritas. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco serta Ahmad Sahroni tercatat hadir dalam kesempatan tersebut. Dari kalangan hiburan, tampak Raffi Ahmad, Nagita Slavina, dan penyanyi Rossa yang ikut memberikan dukungan kepada Abe dan Bella. Kehadiran para tamu memperlihatkan luasnya perhatian yang diberikan kepada pasangan ini.
Prosesi lamaran berjalan dalam suasana kekeluargaan, dengan kedua pihak menyampaikan niat untuk melanjutkan hubungan ke tahap yang lebih serius. Meskipun informasi mengenai rencana pernikahan belum disampaikan secara terperinci, lamaran tersebut menjadi penanda penting dalam perjalanan hubungan Abe dan Bella.
Kabar ini kemudian menyebar dan menjadi perhatian masyarakat, terutama karena mempertemukan dua keluarga dengan latar belakang yang dikenal luas. Publik tidak hanya tertarik pada momen lamaran, tetapi juga mulai ingin mengenal lebih dekat sosok Abe Hoed, termasuk perjalanan hidup, latar keluarga, dan kiprahnya sebagai musisi muda.
Abe Hoed disebut memiliki nama lengkap Pria Hoed. Ia merupakan putra kedua dari pasangan musisi Anto Hoed dan Melly Goeslaw. Informasi tersebut menempatkan Abe sebagai bagian dari keluarga yang dikenal melalui kiprah kedua orang tuanya di bidang musik Indonesia. Namun, pada bagian biodata ini, keterangan yang tersedia berfokus pada identitas pribadi, urutan kelahiran, serta hubungan keluarga Abe dengan orang-orang terdekatnya.
Pria Hoed lahir di Jakarta pada 9 Mei 2003. Berdasarkan informasi tersebut, usianya saat ini adalah 23 tahun. Data kelahiran ini menjadi salah satu keterangan utama mengenai sosok Abe Hoed, terutama karena mencantumkan kota dan tanggal lahirnya secara jelas. Dengan demikian, identitas Abe dapat dirangkum melalui nama lengkap Pria Hoed, tempat kelahiran Jakarta, serta tanggal kelahiran 9 Mei 2003.
Sebagai putra kedua Anto Hoed dan Melly Goeslaw, Abe memiliki seorang kakak bernama Anakku Lelaki Hoed. Sang kakak lebih dikenal dengan nama Ale Hoed. Keduanya memiliki perbedaan usia tiga tahun. Hubungan tersebut menjelaskan posisi Abe dalam susunan keluarga, yakni sebagai adik dari Ale Hoed. Keterangan mengenai latar keluarga dan biodata singkat ini bersumber pada informasi yang tersedia tentang nama, orang tua, tanggal serta tempat lahir, usia, dan hubungan Abe dengan kakaknya.
Di tengah ketertarikannya terhadap musik, Abe Hoed tercatat tidak menempuh pendidikan tinggi di bidang seni atau musik. Sumber menyebut bahwa ia memilih jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Indonesia. Informasi tersebut menjadi bagian dari latar akademik Abe, yang memperlihatkan bahwa minatnya pada dunia musik berjalan berdampingan dengan pendidikan formal dalam ranah ilmu sosial dan politik.
Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mencakup kajian mengenai masyarakat, hubungan sosial, lembaga politik, pemerintahan, serta berbagai dinamika yang memengaruhi kehidupan publik. Selama menjalani pendidikan di bidang tersebut, Abe berada dalam lingkungan akademik yang berfokus pada pemahaman terhadap persoalan sosial dan politik. Latar ini berbeda dari ketertarikannya pada musik, tetapi keduanya menjadi bagian dari informasi mengenai perjalanan dirinya.
Pilihan untuk berkuliah di Universitas Indonesia menunjukkan jalur pendidikan yang dijalani Abe secara formal. Sementara itu, minat terhadap musik tetap menjadi salah satu hal yang dikaitkan dengan sosoknya sebagai musisi muda. Dengan demikian, profil pendidikannya memuat dua sisi yang berbeda, yaitu ketertarikan pada seni musik dan studi akademik di bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Keterangan mengenai pendidikan tersebut tidak mengubah fakta bahwa musik merupakan bidang yang menarik perhatiannya, sekaligus menegaskan bahwa pendidikan tinggi yang ditempuhnya berada di luar disiplin musik.
Abe Hoed dikenal sebagai musisi sekaligus penyanyi yang menekuni dunia musik dengan latar minat yang berkembang sejak usia muda. Ketertarikannya terhadap musik telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pribadinya, terutama melalui genre hip-hop. Bagi Abe, hip-hop bukan sekadar jenis musik, melainkan ruang untuk mengenal ekspresi, ritme, dan cara menyampaikan gagasan melalui lagu. Minat tersebut terus membentuk arah bermusiknya hingga ia berprofesi sebagai musisi dan penyanyi.
Sebelum kembali mendalami hip-hop, Abe sempat menekuni musik metal. Ketertarikan itu muncul karena ia mengikuti pengaruh sang kakak yang lebih dahulu menyukai genre tersebut. Pengalaman mendalami metal menjadi salah satu bagian dari proses Abe dalam mengenal beragam karakter musik. Namun, seiring berjalannya waktu, ia kembali memilih hip-hop sebagai bidang yang paling sesuai dengan minatnya. Perubahan arah itu menunjukkan bahwa perjalanan musik Abe berlangsung melalui proses eksplorasi, bukan melalui satu genre yang langsung ditetapkan sejak awal.
Pada 2016, Abe membentuk band Goodbye Felicia bersama Ale Hoed. Kehadiran band tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan Abe sebagai musisi. Goodbye Felicia kemudian pernah merilis lagu berjudul “Bimbang” melalui kolaborasi dengan Stephanie Poetri. Karya tersebut memperlihatkan keterlibatan Abe dalam proyek musik bersama rekan dan musisi lain. Berdasarkan fakta yang tersedia, perjalanan musik Abe berawal dari kecintaan terhadap hip-hop, sempat bersentuhan dengan musik metal karena pengaruh kakaknya, lalu kembali berfokus pada hip-hop. Dari proses itu, ia melanjutkan kiprahnya sebagai penyanyi dan membentuk Goodbye Felicia bersama Ale Hoed pada 2016.





