Blitar – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 127 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0808/Blitar tidak hanya menyasar pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga memperkokoh nilai-nilai spiritual. Pada Sabtu (21/2/2026), sejumlah personel Satgas TMMD bersama masyarakat melaksanakan aksi gotong royong membersihkan Pura Agung Arga Sonya yang terletak di Dusun Tirtomoyo, Desa Krisik.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta cerminan toleransi beragama yang sangat kuat di Indonesia. Dengan penuh semangat, para prajurit bahu-membahu bersama warga membersihkan area halaman, tempat ibadah, hingga lingkungan sekitar pura. Langkah ini diambil untuk memastikan tempat suci tersebut tetap asri dan nyaman digunakan untuk beribadah bagi umat Hindu setempat.
Pengurus Pura Agung Arga Sonya, Bapak Priyoko, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian para personel TNI. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran Satgas TMMD di desanya memberikan dampak positif yang luar biasa, terutama dalam memupuk rasa persaudaraan antarumat beragama. Menurutnya, kerja bakti ini membuktikan bahwa perbedaan keyakinan bukan menjadi penghalang bagi masyarakat untuk saling membantu dan menjaga kerukunan.
Pasiter Kodim 0808/Blitar Kapten Inf Suwito, saat ditemui terpisah menyampaikan bahwa pembersihan Pura Agung Arga Sonya adalah bagian dari agenda sosial TMMD untuk menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Beliau menegaskan bahwa TNI hadir untuk semua golongan tanpa memandang latar belakang. “Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa TNI selalu ada di tengah-tengah rakyat untuk menjaga keutuhan dan keharmonisan lingkungan,” ujar Kapten Inf Suwito.
Aksi bersih-bersih tempat ibadah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam menjaga keberagaman dan kerukunan nasional. Dengan terciptanya lingkungan yang bersih dan suasana yang harmonis, program TMMD Ke-127 di Desa Krisik tidak hanya meninggalkan jejak infrastruktur yang kuat, tetapi juga kesan mendalam tentang persatuan dan kesatuan bangsa di hati sanubari masyarakat (Dim0808).

