Opini  

“Bolehkah Bulan MUHARRAM beraktifitas..?” Oleh:UAS(ust.Ahmad soegito)

Semarang- Radarnusantara,net.
Minggu,07 Juli 2024.
Dalam bulan Muharram atau orang Jawa bilang bulan ‘SURO’ yang konon katanya bulan yang banyak rintangan,halangan,keapesan serta kesialan, akan tetapi dalam perspektif Islam malah sebalik nya yaitu Bulan yang penuh hikmat, Rahmat serta manfa’at,jadi barang siapa yang beraktivitas atau beramal di bulan MUHARRAM Atau SURO (jawa) seperti shodaqoh, berpuasa pastinya akan di lipat gandakan oleh Alloh SWT.”ujar sang ustad”.

Ustad yang merupakan pendiri pondok pesantren “DARUL FIKRI” yang berada dilokasi semarang utara itu, mencetuskan dakwah ngaji bareng dengan nama: “TAKSI”(Ta’lim sambil Rekreasi).

Kegiatan “TAKSI” Ke-5 ini diadakan wilayah HIBURAN TAMAN LELE SEMARANG, bersama jama’ah emak-emak dari kota Semarang, bersama pengurus Pesantren DARUL FIKRI,program ini bertujuan untuk merekrut warga atau orang yg belum tersentuh akan bacaan ALQURAN dengan cara :Ngaji secara individu lalu di lanjut dengan kajian ILMU FIQIH, yang bermadzabkan imam syafi’i.

Dalam kegiatan”TAKSI” ini yang langsung dipimpin oleh UAS2(ust.Ahmad soegito A.H.) Setelah tauziah Dilanjut nyanyi bareng -bareng,Juga tanya jawab agar jamaah lebih rileks dan tidak membosankan ujar UAS2( ustadz Achmad Soegito AH.) panggilan akrab nya.

Dalam kegiatan dakwah kali ini UAS2 juga Menggabungkan wadah TAKSI( Taklim sambil rekreasi )Juga dalam kajian Fiqih ada 6 fardu dakam berwudlu 1.Niat. 2. membasuh muka 3. membasuh kedua tangan hingga sikut 4.mengusap sebagian kepala. 5.Membasuh kedua kaki hingga kedua mata kaki ( polok ). 6.Tertib.( mengurutkan dari awal hingga akhir ).

UAS2 juga menyampaikan dan berkata : Barang siapa yang hidup nya hanya untuk belajar Alquran , makan Alloh SWT akan mencukupkan rizkinya dan memberkahi hidup nya di dunia .ujar Achmad Soegito dalam tauziah nya,.
Kegiatan yang juga di hadiri santriwan dan santriwati di sekitar kota Semarang, tampak ceria, dan semangat nya dalam mengkaji dan mendalami ilmu agama .”nama nya saja EMAK- EMAK kalau hanya ngaji saja mungkin ada yang bosan dan lain lain sambung UAS, maka nya program sang ustadz dalam rangka memotivasi, santri santri di bolehkan untuk NYABER ( nyanyi bareng )dan NYAKAR ( nyanyi dan karaoke ). moga makin di gemari orang yang akan belajar ngaji agar bermanfaat dunia dan akhirat .. Amien Yaa mujiibassailiin “Tutup UAS2”.

Biro smg:A.Soegito.AH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *