Daerah  

Ketua LDTQN Sumedang DR. H.Asep Hamdan Munawar,M.Si Tekankan Agar Ikhwan Akhwat TQN Agar Sungguh-Sungguh Amaliyahkan Ajaran TQN

Ketua LDTQN Sumedang DR. H.Asep Hamdan Munawar,M.Si Tekankan Agar Ikhwan Akhwat TQN Agar Sungguh-Sungguh Amaliyahkan Ajaran TQN

Kabupaten Sumedang, Radarnusantara.net , –

Ketua LDTQN Sumedang Doktor H. Asep Hamdan Munawar, M.Si Mengajak KA Ikhwan akhwat TQN Sing sieun KA Allah SWT, maka makhluk Allah bakal sieun KA urang
Pami tatanen hayang aman ti hewan tatanen,kudu sieun urang ka Allah. insya Allah para Petani bakal aman ti gangguan hewan
Nue ganggu sawah pertanian urang ( Yang ganggu sawah pertaniaan kita, Red ),
Ini sudah terlihat dari perjalanan Rajab Ruwah dan Ramadhan,sebagai bulan menanam dan bulan panen dibulan sya’ban. Ujarnya.

Dewasa ini, kita terbawa arus serba instan, membeli barang di pasar, kita tinggal Klik, maka barang akan datang, tidak perlu jalan kaki menelusuri jalan akan cape belanja barang menuju pasar, tetapi serba instan, tinggal bel maka barang akan datang kerumah kita,
Demikian antara lain dikatakan ketua LDTQN Sumedang Jawa Barat.

Harus serius Laksanakan amalkan amankan dan Lestarikan TQN Suryalaya Tasikmalaya
Pada Manaqib hari Minggu ( 25/ 1), 2026 di kantor Yayasan Serba Bhakti Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya cabang Sumedang, berlokasi dibebon kalapa Desa Rancamulya Sumedang Utara .

Dalam khidmat ilmiahnya ketua LDTQN Sumedang mengingatkan agar Ikhwan akhwat agar tidak perlu khawatir ketakutan untuk menjalankan kehidupan dunia esok hari.
Yang dijalani kehidupan milik kita adalah hari ini, Terangi dulu kehidupan hari ini, maka kehidupan esok hari selanjutnya akan terang.
Ikhwan akhwat harus ingat bahwa zikir dalam ibadah adalah wifer (pembersih kaca)
Dijelaskan ketua LDTQN, Talqien adalah kunci dalam ibadah Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah, amalkan saja secara Istiqomah, jangan ingin terpuji oleh manusia, yang kita tujukan dalam ibadah diTQN , hanya ingin di puji oleh Allah SWT semata.

Manaqib yang biasa dihadiri Ikhwan akhwat hampir 150 jemaah sekabupaten Sumedang setiap bulan awal bulan Islam itu, diikuti dengan khusyu.

Diingatkan juga sholat nisfu Sya’ban 100 rakaat harus dilaksanakan dengan ikhlas.
Ketua LDTQN siap akan hadir, bila diundang untuk wilayah Kecamatan di manapun di kabupaten Sumedang. Jangan ditanamkan dalam hati “akan dibayar berapa”
Sudah dijamin oleh Allah, jika kita syiar Islam, mengajar, membuat kebaikan.

Salah satu contoh para Pengajar di lingkungan Pondok Pesantren Suryalaya tidak menanamkan dalam jiwa , dalam hati” imbalan yang akan diterima”.

Dia menanamkan kualitas ibadah bagi Ikhwan dan akhwat TQN agar tidak transaksional dengan Allah.

Tujukan ibadah dalam kehidupan apapun di dunia ini, secara ikhlas.
Mintalah kepada Allah bukan minta kepada makhluk. Ujar Ketua LDTQN.

Reporter: Abah Erri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *