Sumedang, Radarnusntara.net, – Manaqib Tuanku Syekh Abdul Qodir Al Jailani Thoriqoh Qodiriyah Naqsabandiyah yang berlangsung di Karaton SUMEDANG Larang Sabtu,11 April 2026 penghujung Syawal terbilang istimewa karena dihadiri putri Abah Anom yaitu Mamah Hajjah Otin mewakili Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya
Jemaah yang hadir hampir 200 orang lebih, diantaranya Ketua LDTQN Kabupaten Bandung Haji Pepen
Pemangku Manaqib Karaton Sumedang Larang yang juga Dewan Keresian Raden Endy Setiaji ketua penyelenggara Manaqib
Dihadiri juga oleh Sri Radya Anom R.Luky Djohari Soemawilaga
Sri Radya R.Lukman Soemadisoeria
Mahapatih R.Lily Djamhur Soemawilaga
Khidmat ilmiah disampaikan oleh Ketua Bidang Literasi Tasawuf LDTQN Kabupaten Bandung Ustadz Deden Yusuf Mubarok,S.Ag
Menurut Deden Yusuf Mubarok, asal muasal Kata Halal bihalal,ketika saat itu dibulan Puasa Presiden Soekarno mengundang kyai Wahab Hasbullah datang ke istana kepresidenan
kata Wahab Hasbullah kepada Soekarno, nanti bulan Syawal kita undang para elite politik,kita adakan Halal bihalal
Terbukti Dengan Halal bihalal para elite politik yang awalnya kurang harmonis menjadi rukun.
dikatakan Yusuf Mubarok, Halal bihalal mampu menyambungkan silaturahmi Yang awalnya hati bengkok menjadi lurus,hati yang beku menjadi cair, menyelesaikan persoalan yang kusut menjadi beres,dan mampu menjawab persoalan
Masih menurut Ustadz Deden Yusuf Mubarok, S.Ag
kepalanbidang Literasi Tasawuf LDTQN Kabupaten Bandung
silaturahmi harus Mampu memaafkan kesalahan orang lain secara lahir dan batin,hatimemaafkan ucap apalagi saling memaafkan
Halalbihalal tradisi ummat Islam terbagi dua makna 1.pendekatan etimologi/secara Lughoh
2.secara filosofis Qur’an
Secara etimologi halalbihalal punya makna saling memaafkan walauoun di negara Arab,tradisi ini tidak ada.
Secara filosofis, menurut para Ulama metode tafsir tematik menakjubkan, ada di 6 surat Al-Qur’an satu surat annahl ayat 116, kedua surata Yunus ayat 59,ketiga surat Al-Baqarah ayat 168, keempat surat Al Anfal ayat 69,kelima surat alMaidah ayat 88,keenam surat Al Anfal 114
Manaqib di Kabupaten Sumedang tersebar lebih dari 84 titik,ucap Abah Marna.Disetiap Kecamatan silakan hubungi Pengurus LDTQN Kabupaten Sumedang jika ingin dihadiri Pengurus atau Ketua LDTQN pesannya kepada para ketua LDTQN Kecamatan.
Reporter : ( Abah Erri R Arief )

