Purwakarta , Radarnusantara.net ,- Selasa, 14 April 2026 – Momen penuh keakraban dan nuansa budaya terjadi di Mapolres Purwakarta saat Ketua Umum GMPB, Kang Andi, bersilaturahmi dengan Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, S.H., S.I.K., M.H.
Dalam pertemuan hangat tersebut, Kang Andi secara simbolis memakaikan ikat Sunda kepada Kapolres Anom. Prosesi ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk penghormatan dan upaya memperkenalkan salah satu ciri khas sekaligus filsafat luhur masyarakat Sunda.
Kang Andi menjelaskan bahwa ikat Sunda memiliki makna mendalam sebagai simbol _panggeret rasa_, pengikat pikiran agar tetap jernih, serta lambang kehormatan seorang laki-laki Sunda.
Lebih lanjut, Kang Andi juga menerangkan kepada Kapolres Anom tentang Filsafat _Tri Tangtu di Buana_. Filsafat ini merupakan nilai-nilai luhur warisan leluhur Sunda yang mengajarkan harmoni antara _Tata Salira_ atau hubungan manusia dengan dirinya, _Tata Nagara_ atau hubungan manusia dengan sesama dan pemerintahan, serta _Tata Buana_ atau hubungan manusia dengan alam semesta.
“Pemakaian ikat Sunda dan pemahaman _Tri Tangtu di Buana_ ini penting agar kita sebagai pemimpin selalu eling, menjaga keseimbangan dalam bertindak, dan melayani masyarakat dengan hati,” ujar Kang Andi.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, menyambut baik dan merasa terhormat atas pemakaian ikat Sunda tersebut. Ia mengaku bangga bisa lebih mengenal kearifan lokal Purwakarta. “Ini sebuah kehormatan bagi saya. Polri, khususnya Polres Purwakarta, akan terus bersinergi dengan tokoh masyarakat untuk menjaga kamtibmas yang selaras dengan nilai-nilai berbasis kearifan lokal.
( Redaksi 01 TR )

