Kodim 0913/PPU Gelar Upacara Bulanan, Kasdim Sampaikan Amanat Panglima TNI Terkait Tantangan Lingkungan Strategis Global

SAMARINDA.radarnusantara – Rutinitas Kodim 0913/PPU melaksanakan upacara bulanan yang diikuti oleh seluruh personel Perwira, Bintara, Tamtama, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta THL dilingkup Makodim 0913/PPU. Kasdim Mayor Arm Anta Hi Yusuf,S.E. menjabat sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan Amanat Panglima TNI yang menyentuh berbagai isu strategis terkini. Senin (20/04/2026)

 

Dalam amanat tersebut, Panglima TNI menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas semangat, dedikasi, serta loyalitas yang telah ditunjukkan seluruh personel TNI dalam setiap pelaksanaan tugas. Hal ini disampaikan di tengah perkembangan lingkungan strategis global, regional, maupun nasional yang dinamis dan kompleks.

Dalam kurun waktu belakangan ini, kita perlu menyadari berbagai peristiwa penting telah mempengaruhi kondisi bangsa dan situasi kinerja organisasi TNI,” diantaranya situasi perang Iran-Israel dan Amerika Serikat yang masih terus memanas dan berdampak luas, termasuk pada kondisi politik dan ekonomi negara.

Beliau menyampaikan bahwa TNI telah kehilangan beberapa prajurit terbaik yang bertugas di perbatasan Israel-Lebanon. Sebagai dampak krisis energi global, seluruh komponen TNI diinstruksikan untuk melaksanakan efisiensi anggaran dan energi, serta menerapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat.

Dalam situasi yang penuh tantangan ini, amanat tersebut menekankan bahwa kesiapan dan kewaspadaan terhadap tugas dan fungsi satuan di wilayah masing-masing harus tetap tinggi. Selain itu, berbagai peristiwa hukum yang melibatkan anggota TNI perlu segera diperbaiki, dengan mengingatkan seluruh personel untuk selalu bersikap hati-hati, teliti dalam bertindak, serta taat pada aturan dan hukum di manapun berada.

Panglima TNI juga mengingatkan ulang agar seluruh prajurit dan PNS TNI hati-hati dalam penggunaan media sosial. “Banyak opini, berita bohong dan provokasi disebarkan di media sosial, lalu menjadi sumber perpecahan dan permusuhan antar komponen bangsa. Kita harus menjaga institusi TNI dengan menyampaikan hal-hal positif melalui media sosial.

Selain itu, seluruh personel juga diminta untuk memiliki kepedulian untuk menjawab dengan santun ketika institusi TNI dirugikan di media sosial, mengingat arus informasi yang menyebar sangat cepat, ucap Dandim mengakhiri amanat Panglima TNI .

Bertindak sebagai Komandan Upacara Pelda Dahlan,pembaca UUD 1945 Serma Kasan ,pengucap Sabta Marga Sertu Hari Wibowo,pengucap sumpah prajurit Sertu Arbain,pengucap 8 Wajib TNI Sertu Alimin dan pengibar bender merah putih dari anggota Koramil 01/Penajam.(Mur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *