SAMARINDA.radarnusantara – Membangun komunikasi dengan komponen <a href="https://radarnusantara.net/sumur-bor-pertama-hadir-di-kampung-keakwa-warga-tak-lagi-bergantung-pada-air-hujan/”>masyarakat binaan merupakan bagian dari usaha untuk membentuk suatu ikatan keakraban yang kuat serta dapat membantu dalam kegiatan Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan yang memiliki peran penting sebagai ujung tombak satuan teritorial dalam mewujudkan tujuan pembinaan teritorial yaitu menciptakan kemanunggalan TNI dan rakyat.

Seperti Babinsa Desa Sidorejo Koramil 01/Penajam Kodim 0913/PPU Sertu Djatmiko dengan melaksanakan Komsos bersama bapak Sakum Ketua P3A dan warga di toko Bumdes Desa Sidorejo Kec Penajam Kab PPU.Minggu (24/5/2026)
Babinsa menyarankan kepada ketua P3A agar mengajukan proposal ke BWS untuk melakukan kegiatan pembersihan parit, supaya air yang dari Pertamina bisa dialirkan ke jalan Usaha Tani Satu, yang tujuannya di waktu kemarau begini petani masih bisa olah lahan dan tanam padi
“Sebagai Aparat Komando Kewilayahan kami sebagai Babinsa harus mampu merangkul setiap elemen yang ada di wilayah yang tentunya dapat dimanfaatkan untuk mendukung terlaksananya kegiatan pembinaan Teritorial,” jelas Sertu Djatmiko.
Kegiatan Babinsa tersebut menjadi sarana interaksi dua arah untuk mendengarkan keluhan maupun saran dari warga setempat serta Memberikan pemahaman mengenai kesadaran bela negara, menjaga ketertiban umum, serta peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Melalui kegiatan komsos Babinsa dapat mengetahui perkembangan situasi di wilayah Desa Binaan dan dapat melakukan upaya deteksi dini cegah dini apabila ada hal hal negatif yang akan berkembang sehingga dapat di selesaikan dan apapun yang terjadi di Desa binaan tentunya Babinsa dapat mengetahui dan mengerti duduk persoalan degan baik.(Mur)








Respon (8)