Jakarta Selatan, Kamis (9 Juli 2026) — Ratusan massa dari Serdadu Muda Nusantara menggelar aksi penyampaian pendapat di depan Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis sore. Aksi yang dipimpin Abdullah tersebut diikuti sekitar 150 peserta dengan membawa sejumlah spanduk dan kendaraan pendukung aksi.
Massa tiba di lokasi sekitar pukul 16.45 WIB dan langsung menyampaikan aspirasi melalui orasi terbuka. Dalam kegiatan tersebut, peserta aksi menyuarakan tuntutan agar aparat penegak hukum mengusut secara menyeluruh dugaan korupsi di lingkungan PT PLN yang disebut berkaitan dengan peristiwa blackout, serta meminta pengungkapan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret oknum aparat penegak hukum.
Dalam penyampaiannya, Serdadu Muda Nusantara menilai proses hukum terhadap dugaan perkara tersebut harus berjalan secara terbuka, profesional, dan tidak berhenti pada tahapan penyidikan awal. Mereka meminta seluruh pihak yang diduga terlibat diproses sesuai aturan apabila bukti hukum telah mencukupi.
Selain membawa poster dan spanduk berisi tuntutan, massa juga menyampaikan sejumlah desakan, di antaranya meminta Kejaksaan Agung melakukan evaluasi internal, menindak tegas oknum yang terbukti melakukan pelanggaran hukum maupun etik, serta memastikan proses penegakan hukum berjalan independen tanpa adanya perlakuan khusus terhadap pihak tertentu.
Rangkaian aksi berlangsung dengan tertib. Sekitar pukul 16.50 WIB, massa menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum kembali melanjutkan penyampaian aspirasi melalui orasi. Suasana di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif dengan pengamanan yang dilakukan selama kegiatan berlangsung.
Memasuki pukul 17.30 WIB, peserta aksi kembali menyanyikan lagu perjuangan sebagai penutup rangkaian penyampaian pendapat. Selanjutnya, pada pukul 17.37 WIB, orasi massa berakhir dan para peserta mulai beranjak menuju kendaraan masing-masing yang telah disiapkan di sekitar lokasi.
Pada pukul 17.45 WIB, seluruh rangkaian kegiatan aksi Serdadu Muda Nusantara selesai dilaksanakan. Massa meninggalkan area Kejaksaan Agung RI dengan tertib dan situasi tetap berjalan aman serta kondusif. Kegiatan tersebut tercatat sebagai aksi penyampaian pendapat di luar agenda kegiatan rutin hari itu.
Pewarta: Abdul Latif
- Aksi “Sedot Tinja Istana” Digelar GAMIS Indonesia, Ini Tuntutan yang Disuarakan di Gambir
- LSM LIRA Akan Layangkan Surat Klarifikasi: Spesifikasi Material dan Asal Material di Kawasan Aktivitas Industri Tol Yogyakarta–Bawen Harus Diaudit Menyeluruh
- TNI Bantah Hadang Polisi, Pengamanan Rumah Jampidsus Disebut Murni Perlindungan








Respon (1)