Kabupaten Sumedang, Radarnusantara.net –
Bupati Sumedang Dr.H.Dony Ahmad Munir .ST.M.M. adalah Bupati Sunedang Periode 2018 – 2023 terpilih kembali untuk periode 2025 – 2030, Dirinya meminta Maaf semasa dalam menjalankan tugas Pemerintahan Masih Banyak Kekurangan .
Hari Jadi Sumedang ke 448 Motto “Simpatina Kadeleu, Karampa, Karasa” harus dirasakan baik oleh masyarakat maupun oleh penyelenggara negara di Kabupaten Sumedang.
Hari jadi Sumedang yang jatuh tanggal 22 April diwarnai banyak berbagai kegiatan Di Mulai dari penjualan sembako murah, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga hiburan rakyat serta Tablig Akbar malam Jumat lalu,disaksikan ribuan masyarakat.
Dalam sambutan singkat Dr.H.Dony Ahmad Munir. S.T, M.M mengatakan perspektif momentum pelaksanaan program pemerintah masih banyak kekurangannya ,oleh karena itu,mohon maaf kepada masyarakat sambil mengajak kepada ASN mari kita jadikan , dirinya suri tauladan,jika kita sudah dipercaya, tentu rakyat akan mendukung pemerintah.
Masih kata Bupati Dony,Tablig Akbar adalah upaya atau ikhtiar batin,dengan Sumedang Bersholawat, insyaallah akan menjadi kota Baldatun Toyyibatun Warobbungofuur.
Semoga Allah SWT memberikan bimbingan kepada kita.
Di hari jadi Sumedang dalam perjalananya penuh tantangan(1578 – 2026) perjuangan para pahlawan,Leluhur Sumedang,terus melangkah maju.ujarnya.
Sementara itu Tausyiah disampaikan oleh ketua MUI Jawa Barat Kyai Aang Abdullah Zain.M.Pdi “Hidup untuk mewujudkan Siapa, Darimana,Mau kemana, Sedang Dimana,mau Kemana.Wujud harus terjawab oleh kita.Kita tidak punya apa-apa,tidak ada yang perlu disombongkan”
Aang Abdullah Zain mengingatkan,kenapa kita harus bersholawat kepada Nabi,jika bersholawat maka Musibahpun terhindar,tidak akan datang.
Lebih baik salah mencintai daripada salah membenci.
Kita harus izharul mahabbah (mendhohirkan Rosulullah SAW)pasti Allah merubahnya.
Waltanzur maqoddamat ligot,perhatikan apa yang terjadi esok,kita harus menatap kedepan.Jika ingin kembali ke Allah ikuti Rosulullah .
“Cahaya Nabi Muhammad sudah ada,sebelum bumi diciptakan,ikuti Rosulullah,ikuti para Waliyulloh, ikuti para Ulama,maka kita akan selamat”ucap kyai Aang Abdullah Zain
Diakhir tablig Akbar Doa diucapkan oleh Buya Muhyidin, diucapkan penuh kharisma hingga banyak jemaah mengaminkan, sambil terisak menangis.
*Motto Sumedang Simpatina Kadeleu Karampa Karasa*Jangan Di lupakan
Reporter: ( Abah Erri )

