SAMARINDA.radarnusantara – Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui deteksi dini penyakit. Program ini secara resmi dimulai pada 10 Februari 2025 di seluruh Puskesmas dan fasilitas kesehatan (klinik) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Seperti kali ini ,Babinsa Kelurahan Penajam Koramil 01/Penajam Kodim 0913/PPU Serma Cahyo Budianto Bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan monitoring kegiatan program prioritas Nasional (Quick Win) Presiden Republik Indonesia Pemeriksaan Kesehatan Gratis oleh UPT Puskesmas Penajam yang bertempat di Kantor Kelurahan Penajam Kec Penajam Kab PPU.Senin (26/1/2026)

Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) tersebut sudah dilaksanakn secara Serentak di seluruh Indonesia mulai 10 Februari 2025,dengan 60 juta masyarakat pada tahap awal (tahun pertama 2025) dan 280 juta penduduk dalam 5 tahun mendatang.
Fokus pada masyarakat yang berulang tahun (diutamakan umur 0-6 tahun dan 18 tahun ke atas). Warga yang lahir pada Januari, Februari, dan Maret 2025 tetap berhak mendapatkan layanan ini hingga April 2025
Jenis Pemeriksaan Kesehatan Deteksi dini hormon tiroid, G6PD, penyakit jantung bawaan, dan pemantauan pertumbuhan, Fokus pada deteksi dini kanker (payudara, leher rahim, paru, usus besar) dan penyakit degeneratif (hipertensi, kolesterol, diabetes).
Sementara itu Danramil 01/Penajam Kapten Inf Imam S di sela2 kegiatannya mengatakan,”Jangan lupa lakukan cek kesehatan gratis agar kita selalu hidup sehat.”ujarnya.
Selain itu,Cek kesehatan ini bertujuan untuk memberikan dua rekomendasi kepada masyarakat. Bagi mereka yang dalam kondisi sehat, akan diberikan panduan untuk menjaga pola hidup sehat. Sedangkan bagi mereka yang terdeteksi memiliki penyakit tertentu, akan diberikan pelayanan medis,juga untuk mendeteksi risiko penyakit sejak awal, mencegah penyakit berat, dan meningkatkan produktivitas dan Program ini merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan primer yang berfokus pada pencegahan.(Mur)

