Daerah  

Warga RW 01 Desa Bojong Rangkas Gotong Royong Bersihkan Saluran Air, Cegah Banjir Akibat Penumpukan Sampah

Warga RW 01 Desa Bojong Rangkas Gotong Royong Bersihkan Saluran Air, Cegah Banjir Akibat Penumpukan Sampah

Kabupaten Bogor, Radarusantara.net – Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan masyarakat RW 01 Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, melalui kegiatan gotong royong membersihkan saluran air yang berada di wilayah RT 04, Minggu. Kegiatan ini melibatkan Ketua RW 01 bersama para Ketua RT 01, RT 02, RT 03, RT 04, dan RT 05 serta warga setempat.(05/07/2026).

Aksi kerja bakti difokuskan pada pembersihan saluran drainase yang mengalami penyumbatan akibat penumpukan sampah dan sedimentasi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat aliran air, terutama saat intensitas hujan meningkat, sehingga dapat memicu genangan hingga banjir di lingkungan permukiman.

Dengan menggunakan peralatan sederhana, warga bahu-membahu mengangkat sampah, lumpur, dan material lain yang menyumbat saluran. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa budaya gotong royong masih terjaga sebagai modal sosial dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman dari risiko bencana. Desa Bojong Rangkas merupakan salah satu desa di
Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Kepala Dusun I, Maman, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang secara sukarela terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah.

“Gotong royong seperti ini adalah cerminan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya. Penumpukan sampah di saluran air harus menjadi perhatian bersama karena dapat menyebabkan penyumbatan dan berpotensi menimbulkan banjir. Saya mengajak seluruh warga untuk tidak membuang sampah sembarangan serta terus menjaga semangat kebersamaan demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujar Maman.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat berharap kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Kolaborasi antara aparatur kewilayahan dan warga dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang tertata, sehat, serta memiliki ketahanan terhadap berbagai persoalan lingkungan di masa mendatang.

Reporter: AwaL

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *