Daerah  

Rapat Teknis Pengelolaan Limbah Dan Sampah Domestik Segmen Hulu Sungai Citarum, Digelar Bersama Kementerian LH, BPLH PUSDAL LH Jawa , LH Kabupaten Bandung Di Desa Taruma Jaya

Kabupaten Bandung, Radarnusantara.net , – Rabu 22 Juli 2026, Dalam rangka menjalankan tupoksi lingkungan hidup jawa terkait pembinasn Penetapan istrimen perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup kepada pemerintah daerah, Pusdal LH Jawa mengadakan Rapat Teknis Di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung menjadi lokasi _Rapat Teknis Pengelolaan Limbah dan Sampah Domestik Segmen Hulu Sungai Citarum, Rabu (22/7/2026).

Rapat ini merupakan hasil sinergi antara *Kementerian LHK/BPLH Pusdal LH Jawa*, *Dinas LH Provinsi Jawa Barat*, dan *Dinas LH Kabupaten Bandung*.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung Ptovinsi Jawa Barat. *Ahmad Ikhsan, SE*, perangkat Desa, BPD, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari ketiga instansi LH tersebut. Dari Kementerian LH hadir Sugeng sebagai narasumber.
Danramil Kertasari beserta Babinsa, Bhabinkamtibmas serta warga masyarakat Desa Tarumajaya.

Pemilihan Desa Tarumajaya sebagai lokasi rapat bukan tanpa alasan. Sebagai wilayah di segmen hulu Sungai Citarum, desa ini mendapat sorotan baik karena perannya yang strategis dalam menjaga kualitas air sungai.

Dalam sambutannya, Kades Tarumajaya Ahmad Ichsan, SE menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi perhatian dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten.

*”Alhamdulillah Desa Tarumajaya mendapat perhatian. Tapi di sisi lain kami juga masih sedikit kesulitan dalam pengelolaan sampah. Mulai dari sampah rumah tangga, pemilahan R3, sampai limbah dari ketahanan pangan seperti kandang sapi, kandang domba dan lainnya”*, ujar Ahmad Ichsan, SE.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini Pemerintah Desa sedang mengajukan bantuan dan pendampingan ke Dinas LH Kabupaten Bandung terkait program pemilahan sampah dan pengelolaan limbah peternakan.

*”Insya Allah ke depannya moga terwujud. Kami berharap dengan adanya rapat ini ada solusi dan dukungan nyata agar Tarumajaya bisa jadi contoh pengelolaan sampah di hulu Citarum”*, pungkasnya.

Sugeng dari Kementerian LHK dalam pemaparannya menekankan pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya dan penerapan teknologi tepat guna. Sementara perwakilan LH Jabar dan LH Kab. Bandung menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti hasil rapat dalam bentuk program dan bantuan sarana.

Dengan adanya rapat teknis ini, diharapkan Desa Tarumajaya bisa segera memiliki sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan, serta bisa memberi contoh pada Daerah lain terutama Desa.

Rapat tersebut dihadiri oleh
1- Direktur pengelolaan sampah, limbah dan bahan berbahaya dan beracun ( PSLB3 ) , KLH BPLH.
2- Kepala Balai Besar Sungai Citarum, Ditjen SDA , Kementrian PU.
3- Kepala Balai pengelolaan daerah aliam Sungai Citarum – Ciliwung,
PSDA SRH, Kemenhut.
4- Kepala Dinas lingkungan hidup Provinsi Jawa Barat
5- Kepala dinas bina marga dan penataan ruang Provinsi Jawa Barat
,6- Kepala Dinas lingkungan hidup Kabupaten Bandung
7- Kepala dinas pekerjaan umum dan tata ruang Kabupaten Bandung
8- Kepala Dinas pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Bandung
9- Kepala Dinas pertanian Kabupaten Bandung
10- Kepala dinas peternakan dan perikanan Kabupaten Bandung
11- Kepala Dinas perumahan kawasan pemukiman dan pertanahan Kabupaten Bandung
12- Kepala UPTD PSDA wilayah Sungai Citarum Provinsi Jawa Barat ,
13- Administratur perhutani KPH Bandung Selatan,
14- Dan Sektor 1 satgas Citarum harum
15- Ketua Indonesia Chef Association ( ICA ) ,
16- Manager PT lonsum Indofood tbk
17- Camat Kertasari
18- Kepala desa Tarumajaya
19- Kepala dusun citawa Desa Tarumajaya
20- Kepala dusun 1 Kertasari Desa Tarumajaya
21- Kepala dusun 2 Desa Tarumajaya
22- Kepala dusun Lodaya Desa Tarumajaya
23- Ketua PKK Desa Tarumajaya
24- Ketua IGW Desa Tarumajaya
25- Ketua LPHD AL” Fatuh ( KHDPK )
26- Sinder Avdeling Lodaya & Citawa PTPN 1 Regional 2
27- Kepala dapur SPPG citawa Tarumajaya
28- Ketua kelompok tani sapi perah ranca & Bbk ranca KBPS
29- Ketua Pokdarwis hutan pinus pakawa
30- Ketua pokdarwis wisata wana situ Cisanti
31- Ketua pengelola rest area UMKM Bale Kertasari.

Reporter: ( Red 01TR )

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *