Kabupaten Bogor, Radarnusantara.net — Pemerintah melalui Program Keluarga Harapan (PKH) terus memperkuat transparansi dan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial. Salah satunya melalui kegiatan penempelan stiker bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.(23/04/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pelaksana Program Keluarga Harapan (PPKH) Kecamatan Ciampea bekerja sama dengan pemerintah desa, termasuk di Desa Bojong Jengkol yang memiliki sekitar 262 KPM penerima bantuan sosial.
Ketua Tim Kecamatan PKH Ciampea, Rafik Hidayat, menjelaskan bahwa penempelan stiker ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi data penerima bantuan serta memastikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Program PKH ini sudah berjalan sejak tahun 2007 dan terus mengalami dinamika, baik peningkatan maupun penurunan jumlah penerima. Dengan adanya stiker ini, diharapkan masyarakat yang sudah mampu dapat secara sadar mengundurkan diri dari kepesertaan,” ujar Rafik.
Menurutnya, langkah ini juga menjadi bentuk edukasi sosial agar masyarakat memiliki kesadaran untuk tidak bergantung pada bantuan apabila kondisi ekonomi sudah membaik.
“Jika memang di lapangan sudah dinilai cukup secara ekonomi, sebaiknya tidak hanya menjadi penerima secara administratif. Lebih baik memberikan kesempatan kepada warga lain yang lebih membutuhkan.Harapannya, masyarakat yang sudah merasa mampu dapat dengan sukarela mengundurkan diri, sehingga bantuan bisa dialihkan kepada warga yang lebih membutuhkan. Ini bagian dari membangun kesadaran bersama,”tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Bojong Jengkol, Awaluddin Ma’arifatullah, menyambut baik program tersebut sebagai langkah konkret dalam memastikan distribusi bantuan sosial berjalan adil dan merata.
Ia menilai, pemasangan stiker tidak hanya sebagai tanda administratif, tetapi juga sebagai pengingat moral bagi masyarakat penerima bantuan.
Penempelan stiker bansos PKH di Kecamatan Ciampea sendiri dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari, mulai 21 hingga 24 April 2026, dengan total 5.046 KPM yang tersebar di 13 desa.
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keadilan sosial.
Jika ingin, saya bisa buatkan versi lebih tajam (gaya investigatif) atau versi singkat untuk media sosial juga.
Reporter: AwaL
Penempelan Stiker Bansos PKH di Ciampea Diperkuat, Dorong Transparansi dan Kesadaran Warga

