SAMARINDA,Radarnusantara.Komandan Kodim 0913/ PPU Letkol Inf Andika Ganessakti yang menjabat Dansubsatgas didampingi Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara selaku Wadan Subsatgas PAMWIL PPU dan KIPP memimpin apel kesiapsiagaan pengamanan kunjungan Presiden Republik Indonesia atau RI 1, Prabowo Subianto ke Kawasan Int Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (12/01/2026).

Dalam arahannya Dandim 0913/PPU mengatakan,“Kegiatan Apel ini menjadi simbol soliditas dan keseriusan TNI–Polri dalam mengawal agenda kenegaraan Presiden RI di pusat pemerintahan masa depan Indonesia itu,” ujar Dandim.
Dandim menekankan, bahwa keberhasilan pengamanan kunjungan RI 1 merupakan amanah negara yang tidak boleh diabaikan. Sehingga seluruh personel diwajibkan memahami tugas pokok dan tanggung jawab sektor masing-masing,”ulasnya.
Lanjutnya, masing-masing harus meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika lapangan, mengingat kawasan IKN masih dalam tahap pembangunan, serta mengedepankan deteksi dini sebagai kunci pencegahan.
“Setiap pergerakan, setiap perubahan situasi sekecil apa pun harus segera dilaporkan melalui rantai komando. Tidak ada ruang untuk kelengahan,” tegasnya.
Selain itu, pendekatan humanis juga menjadi perhatian utama. Personel diminta menjaga komunikasi yang santun kepada masyarakat, pekerja, dan tamu, namun tetap tegas dan profesional dalam setiap tindakan pengamanan.
Secara khusus, Satgas Rute diperintahkan memastikan seluruh jalur yang akan dilalui rombongan Presiden RI benar-benar steril dan aman. Satgas Lokasi bersama tim Jihandak melaksanakan sterilisasi menyeluruh di area kegiatan.
“Sementara Satgas Intelijen, terus memantau perkembangan situasi dan dinamika wilayah penyangga IKN secara berkelanjutan,” tukas Dandim.
Dan personel yang dilibatkan terdiri dari ratusan personel gabungan dari Polres PPU, Polda Kalimantan Timur (Kaltim), Brimob, Dit Samapta, Ditpamobvit, Ditintelkam, Ditlantas, serta Satgas Operasi Nusantara Mahakam (ONM) IKN bersama personel Kodim 0913/PPU dan unsur TNI lainnya disiagakan secara terpadu, lalu unsur pemerintah daerah.
“Sistem pengamanan berlapis diterapkan dengan ketat di seluruh titik vital, mulai dari Bandara VVIP Nusantara, Helipad MBH, jalur utama gerbang KIPP, hingga Istana Garuda sebagai lokasi utama kegiatan Presiden RI,” pungkasnya.(Mur)

