Daerah  

Muscab PKB Kota Cimahi Menjadi Sinyal Partai Tengah Menata Langkah Menuju Kontestasi Politik 2029

Kota Cimahi, Radarnusantara.net , – Pelaksanaan Muscab yang digelar di Cimahi Convention Hall, Minggu (12/4/2026), berlangsung tertib dan kondusif.

Terpantau tidak tampak riak-riak persaingan panas di antara kader yang hadir.

Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Cimahi , harapan dinamika baru dalam proses menghadirkan regenerasi kepemimpinan.

Dari muscabini lah muncul nama empat nama kandidat mulai ramai dan resmi mencuat sebagai kandidat Ketua DPC PKB Kota Cimahi periode 2026–2031, yakni Andri Azwarudin, Dede Latif, Dedi Ubes, dan Opah Nurfajmi.

Nama – nama keempat orang tersebut yang di diusulkan untuk selanjutnya diproses oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB yang nantinya akan menentukan siapa figur terbaik yang akan memimpin PKB di Kota Cimahi lima tahun ke depan.

Ketua DPC PKB Kota Cimahi saat ini, Dedi Ubes, menjelaskan bahwa Muscab kali ini menggunakan mekanisme baru yang ditetapkan DPP dan diterapkan serentak di berbagai daerah di Seluruh Indonesia.

Menurut Ubes, forum cabang kali ini bukan ajang perebutan kursi, melainkan tahapan penjaringan menuju penetapan ketua definitif,

“Dalam beberapa bulan ke depan akan diputuskan oleh DPP siapa yang akan menjadi Ketua Definitif di Kota Cimahi,”terangnya usai kegiatan.

Selanjutnya, seluruh kandidat akan menjalani proses Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di tingkat pusat.

Tahapan ini menjadi penentu sebelum nama ketua terpilih diumumkan secara resmi.

Selain membahas kepemimpinan, PKB Kota Cimahi juga mulai memasang target politik menuju Pemilu 2029.

Partai berlambang bola dunia itu menargetkan raihan tujuh kursi di DPRD Kota Cimahi.

Target tersebut dinilai realistis seiring meningkatnya konsolidasi internal partai.

Sementara itu, Pengurus DPP PKB, Chusnunia Chalim atau Nunik, menegaskan bahwa Muscab serentak di seluruh Indonesia dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan penuh kegembiraan.

Nunik menilai,menjadi pengurus partai adalah amanah untuk bekerja, bukan ruang persaingan semata.

Menurut Nunik juga, PKB menerapkan pola kerja berkelanjutan dan tidak hanya aktif menjelang pemilu.

“Mesin partai harus bergerak setiap hari demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mempersiapkan kemenangan di masa mendatang,”Tegasnya.

Dengan munculnya empat kandidat dan target besar tujuh kursi DPRD, Muscab PKB Cimahi menjadi sinyal bahwa partai ini tengah menata langkah baru menuju kontestasi politik 2029.

 

Sumber : Humas DPRD Kota Cimahi .

 

( Redaksi 01 TR )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *