PKB Dorong Pengawasan Penanganan Karhutla dan Salurkan Bantuan di Banjarbaru

PKB Dorong Pengawasan Penanganan Karhutla dan Salurkan Bantuan di Banjarbaru

Kota Banjarbaru | Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal meminta anggota Fraksi PKB di DPRD Kota Banjarbaru dan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengawasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh pemerintah daerah. Pernyataan tersebut disampaikan Cucun dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta pada Jumat.

Permintaan itu menempatkan fungsi pengawasan legislatif sebagai bagian penting dari respons terhadap karhutla. Anggota fraksi di tingkat kota maupun provinsi diharapkan mencermati langkah pemerintah daerah dalam menangani persoalan tersebut, sekaligus memastikan perhatian terhadap dampak dan kebutuhan penanganan tetap terjaga. Pengawasan dapat menjadi sarana untuk memperoleh penjelasan mengenai upaya yang dilakukan dan mendorong koordinasi antarpihak terkait.

Peran DPRD tidak hanya berkaitan dengan pembahasan kebijakan, tetapi juga mencakup pemantauan pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah. Dalam konteks karhutla, perhatian anggota dewan dapat diarahkan pada tindak lanjut yang disiapkan pemerintah serta kesesuaian langkah penanganan dengan kebutuhan di lapangan. Dengan menjalankan fungsi tersebut, Fraksi PKB dapat menyampaikan masukan dan mengangkat hal-hal yang memerlukan perhatian lebih lanjut melalui mekanisme kelembagaan.

Cucun secara khusus menyebut anggota Fraksi PKB di DPRD Kota Banjarbaru dan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Keterlibatan kedua tingkatan legislatif itu mencerminkan perlunya pengawasan yang menjangkau kewenangan pemerintah daerah di tingkat kota dan provinsi. Namun, pernyataan yang disampaikan tidak merinci bentuk pengawasan tertentu, langkah operasional pemerintah, maupun perkembangan penanganan karhutla.

Karena itu, inti pesan Cucun adalah dorongan agar para wakil rakyat dari PKB tidak melepaskan perhatian terhadap respons pemerintah daerah. Pengawasan yang berkelanjutan dapat membantu menjaga isu karhutla tetap memperoleh perhatian dalam kerja pemerintahan dan pembahasan di DPRD. Melalui pemantauan, komunikasi, serta penyampaian masukan secara kelembagaan, anggota fraksi diharapkan ikut mendorong penanganan yang terarah dan dapat dipertanggungjawabkan. Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pengendalian karhutla memerlukan perhatian bersama, termasuk dari unsur legislatif yang menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah.

Cucun meminta para legislator mengawal penanganan kebakaran hutan dan lahan melalui tiga prioritas yang saling berkaitan. Pertama, proses pemadaman perlu terus dilanjutkan sampai bara di lahan gambut benar-benar padam. Api yang tampak telah mengecil di permukaan belum tentu menandakan keadaan aman, sebab panas dapat bertahan di lapisan gambut dan memicu kebakaran kembali. Karena itu, pengawasan tidak seharusnya berhenti hanya karena kobaran api tidak lagi terlihat. Legislator diminta memastikan perkembangan pemadaman diperhatikan dan upaya penanganan tetap menjadi perhatian sampai bara tidak lagi berpotensi menyala. Penekanan ini penting agar penanganan tidak dinilai selesai terlalu dini, sementara risiko kebakaran susulan masih ada.

Prioritas kedua menyangkut warga yang terpapar asap akibat karhutla. Cucun mendorong agar mereka memperoleh layanan kesehatan secara gratis, sehingga kebutuhan pemeriksaan dan penanganan dapat dijangkau tanpa beban biaya. Paparan asap dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama bagi warga yang berada di wilayah terdampak. Oleh sebab itu, legislator perlu mengawal agar kebutuhan kesehatan warga tidak terabaikan selama keadaan darurat berlangsung. Dorongan tersebut merupakan hal yang perlu diperjuangkan dan dipastikan melalui pengawasan, bukan pernyataan bahwa layanan gratis telah tersedia atau telah diterima semua warga. Perhatian terhadap akses pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dari respons terhadap dampak kebakaran, berdampingan dengan upaya memadamkan api di lapangan.

Prioritas ketiga adalah kepastian anggaran daerah untuk penanganan karhutla. Cucun meminta legislator memastikan dukungan anggaran menjadi perhatian, sehingga kebutuhan penanganan dapat direncanakan dan direspons dengan jelas. Kepastian tersebut penting bagi keberlanjutan upaya pemadaman maupun penanganan dampak terhadap masyarakat, tetapi tidak berarti bahwa anggaran tertentu telah ditetapkan atau dicairkan. Legislator perlu mengawal pembahasan dan memastikan persoalan pendanaan mendapat perhatian sesuai kebutuhan daerah, tanpa mengabaikan prioritas lain yang telah disampaikan. Dengan mengawasi pemadaman hingga bara gambut padam, mendorong layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak asap, serta memastikan adanya kepastian anggaran daerah, para legislator diharapkan dapat menjaga agar penanganan karhutla berjalan dengan perhatian yang memadai pada keselamatan dan kebutuhan masyarakat.

Cucun meminta para legislator PKB mendorong pemerintah daerah agar memperkuat perhatian terhadap mitigasi kebakaran hutan dan lahan, terutama bagi warga yang tinggal berdekatan dengan titik kebakaran. Menurutnya, keselamatan masyarakat di sekitar lokasi perlu menjadi perhatian penting ketika penanganan kebakaran berlangsung. Upaya mitigasi diharapkan diarahkan pada perlindungan warga yang berpotensi terdampak, dengan pemerintah daerah memastikan kebutuhan dan kondisi masyarakat sekitar menjadi bagian dari pertimbangan dalam merespons situasi tersebut.

Perhatian itu dinilai mendesak karena kebakaran berada sangat dekat dengan permukiman. Kedekatan api dengan tempat tinggal membuat warga, khususnya keluarga dengan anak-anak, perlu lebih terhadap perkembangan keadaan. Cucun mengingatkan masyarakat agar menjaga anak-anak dan berhati-hati. Pesan tersebut menekankan pentingnya perhatian keluarga terhadap keselamatan anggota rumah tangga saat kebakaran terjadi di sekitar lingkungan mereka. Warga diminta tidak mengabaikan risiko yang mungkin muncul karena lokasi kebakaran berdekatan dengan kawasan tempat mereka tinggal.

Permintaan kepada legislator PKB untuk mendorong pemerintah daerah juga menunjukkan perlunya perhatian terhadap warga yang berada di sekitar titik api, bukan hanya terhadap proses penanganan kebakarannya. Pemerintah daerah diharapkan memberi perhatian pada situasi masyarakat yang tinggal dekat lokasi, sementara legislator dapat menyampaikan dorongan tersebut melalui peran masing-masing. Namun, rincian mengenai bentuk mitigasi yang perlu dilakukan tidak dijelaskan. Karena itu, fokusnya tetap pada dorongan agar pemerintah daerah memberi perhatian terhadap keselamatan warga dan pada imbauan Cucun supaya masyarakat menjaga anak-anak serta berhati-hati. Peringatan tentang jarak kebakaran yang sangat dekat dengan permukiman menjadi alasan agar kewaspadaan tetap dijaga selama kondisi tersebut berlangsung.

Cucun bersama jajaran Dewan Pengurus Wilayah PKB Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru. Penyaluran tersebut menjadi salah satu wujud perhatian kepada masyarakat yang menghadapi dampak kebakaran. Di tengah situasi yang dapat menimbulkan kekhawatiran dan mengganggu kehidupan sehari-hari, dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat memberi semangat kepada warga. Cucun menyampaikan bahwa bantuan itu merupakan bentuk kepedulian PKB terhadap masyarakat yang sedang mengalami keadaan sulit. Kehadiran jajaran pengurus partai di tengah warga juga menunjukkan bahwa perhatian tidak hanya disampaikan melalui pernyataan, tetapi diwujudkan dengan kunjungan dan pemberian dukungan secara langsung.

Menurut Cucun, kunjungan ke Banjarbaru tidak semata-mata berkaitan dengan penyaluran bantuan. Ia dan jajaran DPW PKB Kalimantan Selatan juga datang untuk bersilaturahmi dengan warga terdampak serta menyampaikan dukungan moral. Pertemuan dan komunikasi dengan masyarakat menjadi kesempatan untuk menunjukkan perhatian, mendengarkan keadaan mereka, dan menjaga kedekatan dengan warga yang sedang menghadapi dampak karhutla. Dalam kondisi seperti ini, dukungan moral memiliki arti penting karena masyarakat membutuhkan perhatian dan penguatan selain bantuan yang disalurkan. Cucun berharap kehadiran mereka dapat memberikan rasa bahwa warga tidak menghadapi masa sulit tersebut sendirian. Ia menegaskan kepedulian terhadap masyarakat terdampak perlu terus ditunjukkan melalui sikap saling membantu dan kebersamaan.

Cucun turut menyampaikan harapan agar warga Banjarbaru yang terdampak karhutla diberi kekuatan dalam menghadapi keadaan ini. Ia juga berharap masyarakat senantiasa memperoleh keselamatan dan kesehatan, terutama ketika situasi kebakaran menimbulkan tantangan bagi kehidupan warga. Harapan tersebut menjadi bagian dari dukungan yang disampaikan dalam kunjungan bersama jajaran DPW PKB Kalimantan Selatan.

Baca juga: Babinsa Koramil 0908-01/Loktuan Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Kelurahan Bontang Lestari | Kondisi Kritis Sopir Truk Setelah Insiden Kebakaran: Keluarga Korban Berjuang Tanpa Bantuan | Babinsa Koramil 0913-04/Sepaku Bersama Instansi Terkait Padamkan Karhutla di Patok 28