Opini  

Pembangunan Jembatan Desa Hambaro Rp250.000.000 Dari Bankeu Akselerasi 2026, Di Duga Tak Sesuai Spesifikasi

Kabupaten Bogor,. Radarnusantara.net,– Proyek pembangunan jembatan di kp hambaro RW 007. Desa HAMBARO kecamatan nanggung kabupaten bogor yang menggunakan anggaran bantuan keuangan ( BANKEU) akselerasi tahun 2026. Senilai Rp 250 juta dengan volume 5×3 meter, di sorot warga,

Dari papan kegiatan yang terpasang dilokasi pelaksana adalah TPK desa dan pihak ke 3 dengan lama pekerjaan 45 hari. Proyek ini bersumber dari pemerintah kabupaten bogor.

Namun hasil pantauan dilapangan senin 26/10/2026. Menunjukan sejumlah kejanggalan yang di duga tidak memenuhi spesifikasi. Teknis.

1 . Struktur penopang masih menggunakan bambu.
Dari hasil pantauan dilapangan jelas terlihat bekisting jembatan masih ditopang puluhan bambu yang di rendam di aliran kali. Tidak terlihat scaffolding besi atau perancah yang sesuai standar konstruksi Jembatan beton bertulang.

2 . Railing/ pegangan di duga tidak standar
Pegangan jembatan terlihat hanya menggunakan pipa besi galvanis tipis berdiameter sekitar 2-3 inchi, yang di gantung dengan kawat, tanpa balik beton atau rangka pengaman yang kokoh. Rawan patah jika dilalui kendaraan muatan.
3 . Pengecoran di duga tipis& tidak ada pembesian terlihat.
Pada permukaan dek jembatan tidak terlihat sisa pembesian utama atau wiremesh yang lazim, untuk jembatan 5 meter, Hasil pengecoran terlihat bergelombang tidak rata.

4 . Abutment Batu kali tanpa pondasi dalam.
Dinding penahan sari pasangan batu kali, namun tidak terlihat adanya pkndasi foot plat yang dalam untuk menahan beban.

Warga sekitar yang enggan di sebut namanya mengatakan.. Kami senang dapat bantuan jembatan, tapi kalau begini kami khawatir, baru di bangun sudah begini, apalagi kalau musim hujan dan dilalui kendaraan. Tolong di periksa. Jangan sampai uang negara Rp 250 juta hasilnya seperti ini.

Atas temuan tersebut, warga meminta
1 . Kepala desa hambaro memberikan klarifikasi terbuka terkait RAB dan spesifikasi teknis jembatan.
2 . Camat nanggung dan dinas pemberdayaan masyarakat desa ( DPMD) kabupaten bogor melakukan monitoring.
3 . Inspektorat kabupaten bogor turun melakukan audit fisik.
Hingga berita ini di rilis pihak oemdes hambaro belum dapat dikonfirmasi.

Reporter : (A kobul )