Kabupaten Bogor, Radarnusantara.net – Dalam rangka memperingati Milad ke-40 Mu’allimien Science Care (MSC), digelar kegiatan sosial Khitanan Massal “Sunat Ceria 2026” yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian lembaga pendidikan terhadap masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan sosial keagamaan.(13/Juni/2026)
Acara tersebut dihadiri oleh Mansyur selaku Kepala Sekolah Mu’allimien, Ahmad Yani tokoh masyarakat Leuwiliang, serta Muhamad Basarudin Latif, guru MI Muhammadiyah. Kehadiran para tokoh tersebut memberikan dukungan dan motivasi bagi para peserta serta keluarga yang mengikuti kegiatan khitanan massal.
Dalam sambutannya, Mansyur menyampaikan bahwa kegiatan Sunat Ceria 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan 40 tahun perjalanan Mu’allimien Science Care dalam memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan dan masyarakat.
”Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Khitanan massal bukan hanya bentuk pelayanan kesehatan, tetapi juga bagian dari syiar Islam dan kepedulian sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Yani mengapresiasi inisiatif Mu’allimien Science Care yang konsisten menghadirkan program-program sosial yang bermanfaat bagi warga. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara lembaga pendidikan dengan lingkungan sekitar.
Muhamad Basarudin Latif menambahkan bahwa khitanan massal merupakan kegiatan yang memiliki nilai ibadah sekaligus memberikan manfaat kesehatan bagi anak-anak. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Salah satu bentuk apresiasi disampaikan oleh Robi Padilah, perwakilan orang tua peserta khitan, yang mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh panitia, tenaga medis, serta jajaran Mu’allimien Science Care atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat membantu masyarakat.
”Kami mewakili para orang tua peserta mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Mu’allimien Science Care beserta seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan khitanan massal ini dengan sangat baik. Program ini sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan dan khitan yang aman, nyaman, serta tanpa biaya,” ujar Robi.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta mendapatkan pelayanan dari tenaga medis yang profesional serta pendampingan selama proses khitan berlangsung. Selain layanan khitan gratis, panitia juga memberikan bingkisan dan santunan sebagai bentuk perhatian kepada para peserta. Program khitanan massal seperti ini merupakan salah satu bentuk pengabdian sosial yang banyak dilakukan oleh lembaga Muhammadiyah dan organisasi kemasyarakatan untuk membantu masyarakat kurang mampu.
Perayaan Milad ke-40 Mu’allimien Science Care melalui kegiatan Sunat Ceria 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat kepedulian, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat, sejalan dengan visi lembaga dalam mencetak generasi yang unggul, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat.
Reporter: Didin/Tim Redaksi Awal
Momentum Milad ke-40, Mu’allimien Science Care Hadirkan Manfaat Nyata Melalui Khitanan Massal


