Berita  

Bung Karno : Kemerdekaan Adalah Jembatan Emas, Bukan Untuk Di Rebut Alav Mahasiswa UI

Bung Karno : Kemerdekaan Adalah Jembatan Emas, Bukan Untuk Di Rebut Alav Mahasiswa UI

Oleh Prihandoyo Kuswanto

Ketua Pusat Studi Kajian
Rumah Panca Sila .

Jakarta Radarnusantara.net, – PENDAHULUAN
Tagar rebut kemerdekaan adalah salah kapra sekelas Prof Machfud MD saja sampai tidak mengerti kemerdekaan itu apa ? Kok membenarkan tagar # kemerdekaan harus direbut # dari siapa ? Sebab kenerdekaan itu adalah kemerdekaan Bangsa Indonesia yang di Proklamasikan 17Agustus 1945 idak bisa diulang dan atas nama bangsa Indonesia Soekarno Hatta kemudian 18 Agustus 1945 membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan dasar Pancasila .

ISI KEMERDEKAAN BUKAN REBUT KEMERDEKAAN

Ini yang dilupakan Mahfud MD. Ini yang dilupakan BEM UI.
*Bung Karno tidak pernah bilang “Rebut Kemerdekaan Lagi”*
Bung Karno bilang: *”ISI KEMERDEKAAN”*

APA KATA BUNG KARNO SEBENARNYA?Kemerdekaan bukanlah tujuan akhir. Kemerdekaan adalah JEMBATAN EMAS
Di seberang jembatan itulah kita berjuang membangun: rakyat yang Adil dan Makmur, Aman, Sejahtera berdasarkan Pancasila

ARTINYA
17 Agustus 1945 adalah pintu Pintu Gerbang Kemerdekaan Sudah Dibuka atasnama bangsa Soekarno-Hatta
2.Tugas kita sekarang adalah Menyeberang Jembatan emas dengan mengiIsi kemerdekaan dengan pembangunan .
3.Yang di seberang jembatan emas itu untuk membanygun Masyarakat Adil dan Makmur berdasarkan Pancasila
BUKAN: “Bongkar lagi pintunya. Rebut lagi kemerdekaannya”*
YAMIN – SOEPOMO – BUNG KARNO – HATTA

4 Bapak Bangsa, 1 Garis Lurus: TOLAK TIRUAN ASING. PAKAI KEPRIBADIAN BANGSA SENDIRI.
Ini yang harus jadi tamparan terakhir untuk Mahfud MD & BEM UI. “Merebut Kemerdekaan” = Meniru Barat lagi.

Pendapat MOH. YAMIN: KEMERDEKAAN HARUS BERKEPRIBADIAN INDONESIA, BUKAN TIRUAN BARAT.

*1. PESAN INTI MOH. YAMIN 29 MEI 1945*
Indonesia merdeka harus berdiri di atas KEPRIBADIAN BANGSA SENDIRI”*
Berpijak pada akar kebudayaan TIMUR, bukan tiruan asing”
ARTINYA:
Kemerdekaan kita bukan copy paste Amerika, bukan copy paste Eropa.
Kemerdekaan kita harus berdarah Nusantara.

5 ASAS YAMIN ADALAH CIKAL BAKAL PANCASILA*
Ini pidato BPUPKI 29 Mei 1945, 3 hari sebelum Soepomo:
1. *PERI KEBANGSAAN* Nasionalisme. Tolak penjajahan
2. *PERI KEMANUSIAAN* Kemanusiaan yang beradab
3. *PERI KETUHANAN* Bertakwa. “Ihdinashsirothal Mustaqim”
4. *PERI KERAKYATAN* Demokrasi Musyawarah. Bukan One Man One Vote
5.*KESEJAHTERAAN RAKYAT* Keadilan Sosial. Bukan Ekonomi Liberal”
80 tahun lalu Yamin sudah tolak Liberalisme.

3 HUKUMAN YAMIN UNTUK YANG MAU “TIRU ASING
1- PROKLAMASI = SIMBOL FILSAFAT HUKUM* → Lahirnya Kedaulatan. Tidak bisa diulang
2 – AKAR KONSTITUSI = PROKLAMASI + PIAGAM JAKARTA* → Sumber UUD. Bukan putusan MK
3- MERDEKA POLITIK & MENTAL* → Artinya gali nilai Nusantara. Jangan jual otak ke Barat

*Jadi kalau hari ini ada yang teriak “Merebut Kemerdekaan” dengan sistem Liberal sama arti nya mereka sedang MENGKHIANATI WASIAT YAMIN.*

Mari kita tutup dengan 4 suara Bapak Bangsa.
29 Mei 1945: Moh. Yamin bilang.
Negara kita harus berKEPRIBADIAN. Berpijak pada budaya TIMUR. Bukan tiruan asing.

31 Mei 1945: Prof Soepomo bilang*
Negara kita harus INTEGRALISTIK. Persatuan, Kekeluargaan, Musyawarah, Keadilan’
Bung Karno bilang: ‘Kemerdekaan adalah JEMBATAN EMAS’*

Bung Hatta bilang: ‘Kemerdekaan adalah PINTU KESEJAHTERAAN’*
Pertanyaan saya: Dari 4 Bapak Bangsa ini, ada tidak yang bilang ‘Rebut Kemerdekaan Lagi’?
TIDAK ADA.
Yang ada: ‘Isi dengan Kepribadian Bangsa. Isi dengan Keadilan Sosial.’
Jadi kalau ada Profesor bilang ‘Wajar demo Merebut Kemerdekaan’*
*Itu artinya beliau tidak baca Yamin, tidak baca Soepomo, tidak baca Bung Karno -Hatta.*
Yang kita rebut bukan Kemerdekaan.*
Yang kita rebut: KEMBALI KE KEPRIBADIAN BANGSA. KEMBALI KE UUD 1945 ASLI.*
SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA!”

MAHFUD MD & BEM UI #REBUT KEMERDEKAAN #
Rebut Kemerdekaan Seakan Indonesia belum merdeka
Rebut Kemerdekaan adalah Hardikan Kasar.
Menyesatkan sejarah
Tujuannya Ganti Rezim
Prof Mahfud MD & BEM UI memutarbalikkan ajaran Bung Karno.
Bung Karno menyuruh “jalan ke depan menyebrangsi jembatan emas “.
Mereka menyuruh “mundur ke belakang”.

KENAPA KITA BELUM SAMPAI “DI SEBERANG JEMBATAN”?
Karena *JEMBATANNYA DIRUSAK TAHUN 2002*Dengan Kudeta konstitusi UUD1945 yang dibungkus amandemen
Dulu:* Jembatan emas itu Sistem MPR dan GBHN sebagai kompas penunjuk arah menuju “Keadilan Sosial”

Sekarang:* Jembatan itu diganti dengan Sistem Pilkada Langsung dan Visi Misi Negara diganti dengan visi misi perseorangan Presiden Gubernur. Bupati Walikota 553 → Arahnya muter-muter
Jadi bukan kemerdekaannya yang salah. Jembatannya yang dipotong.*

NASKAH “PELURUSAN SEJARAH”
Mari kita dengar Bung Karno sendiri.*
Bung Karno bilang: ‘Kemerdekaan bukanlah tujjuan akhir’
Kemerdekaan adalah JEMBATAN EMAS’
‘Di seberang jembatan itulah kita berjuang untuk membangun Masyarakat Adil dan Makmur’*
Artinya apa?*
Artinya 17 Agustus 1945 pintunya sudah dibuka.
Tugas kita bukan buka pintu lagi. Tugas kita NYEBERANG.

Lalu kenapa kita belum sampai di seberang?
Karena jembatan kita dirusak.*
Jembatan MPR dibongkar.
Jembatan GBHN dihancurkan.*
Jembatan Visi Misi Negara diganti dengan 553 Visi Misi
Jembatan permusyawaratan diganti dengan jembatan Pilkada Langsung.
Jembatan Visi Misi 553.
Jadi kalau ada yang teriak ‘Merebut Kemerdekaan Itu artinya dia tidak paham Bung Karno.* Yang benar: ‘Mari Kita Isi Kemerdekaan’*
Caranya? KEMBALIKAN JEMBATAN EMAS KEMBALIKAN UUD 1945 ASLI.

*BENANG MERAH PENUTUP:*
Yang dituntut mahasiswa: “Merebut Kemerdekaan”Salah alamat
Yang diperintahkan Bung Karno: Isi Kemerdekaan Dengan Keadilan Sosial
Jadi kita tidak butuh Proklamasi ke-2. Kita butuh KONSISTENSI Kembali pada Pancasila dan UUD yang disahkan 18 Agustus 1945.

Sumber : Pusat Studi Kajiaan Rumah Panca Sila.

Reporter : (Red 01 TR )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *