Lombok | Marco Bezzecchi keluar sebagai pemenang Race Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada Minggu, 11 Oktober 2026 siang WIB. Pebalap Italia tersebut tampil konsisten sepanjang perlombaan dan mampu mempertahankan posisi terdepan hingga melewati garis finis. Kemenangan ini menjadi sorotan utama dalam rangkaian MotoGP Mandalika, terutama karena balapan berlangsung ketat selama 27 lap.
Raul Fernandez menyelesaikan perlombaan di posisi kedua, sedangkan Jorge Martin mengamankan tempat ketiga. Keduanya berada dalam kelompok terdepan yang berusaha mengejar kecepatan Bezzecchi sejak fase awal balapan. Namun, Bezzecchi berhasil mengelola ritme, menjaga jarak dari para pesaing, serta menghindari kesalahan penting hingga lap terakhir. Hasil tersebut menempatkan Fernandez dan Martin di podium bersama sang pemenang dalam balapan yang menyajikan persaingan kompetitif di lintasan Mandalika.
Marc Marquez harus puas finis di urutan keenam setelah menyelesaikan 27 lap perlombaan. Posisi tersebut menempatkannya di belakang Ai Ogura dan Pedro Acosta yang masing-masing menempati posisi lebih tinggi pada hasil akhir. Marquez tidak berhasil menembus persaingan podium meskipun tetap menjadi salah satu pebalap yang mendapat perhatian besar sepanjang balapan. Dengan demikian, hasil Race Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 mencatat Bezzecchi sebagai juara, Fernandez sebagai runner-up, dan Martin di posisi ketiga, sementara Marquez menutup perlombaan dari peringkat keenam.
Balapan dimulai dengan Raul Fernandez langsung mempertahankan posisi terdepan selepas start. Ia berada di depan rombongan pembalap pada fase awal perlombaan. Marc Marquez menempati posisi ketiga setelah lap pertama, sehingga posisinya berada di belakang Raul Fernandez dan pembalap yang berada di urutan kedua.
Memasuki lap kedua, Fermin Aldeguer mengalami crash di tikungan ke-16. Insiden tersebut menjadi kejadian pertama yang tercatat pada fase awal balapan. Setelah itu, perlombaan berlanjut dengan posisi terdepan masih dipertahankan oleh Raul Fernandez, sementara Marc Marquez tetap berada dalam persaingan di barisan depan.
Pada putaran ketiga, Jorge Martin naik ke posisi ketiga setelah melewati Marc Marquez. Perubahan tersebut membuat Jorge Martin mengambil posisi yang sebelumnya ditempati Marquez. Marc Marquez kemudian turun dari posisi ketiga, sedangkan Raul Fernandez tetap menjadi pembalap yang berada di urutan terdepan pada rangkaian awal perlombaan.
Rangkaian kejadian berlanjut setelah Jorge Martin melewati Marc Marquez. Jack Miller kemudian mengalami crash. Insiden itu menjadi kejadian berikutnya setelah crash yang dialami Fermin Aldeguer pada lap kedua dan perubahan posisi Jorge Martin dan Marc Marquez pada putaran ketiga.
Memasuki putaran ketujuh, Francesco Bagnaia menyusul mengalami crash di tikungan ke-17. Dengan demikian, fase awal balapan diwarnai oleh tiga insiden, yakni crash Fermin Aldeguer pada lap kedua di tikungan ke-16, crash Jack Miller setelah perubahan posisi pada putaran ketiga, serta crash Francesco Bagnaia pada putaran ketujuh di tikungan ke-17. Urutan tersebut melengkapi jalannya perlombaan sejak start hingga lap ketujuh, ketika Raul Fernandez tetap mengawali balapan dari posisi terdepan, sementara Jorge Martin telah naik ke posisi ketiga dan Marc Marquez berada di belakangnya.
Memasuki fase pertengahan balapan, Raul Fernandez masih tampil sebagai pembalap yang paling menonjol di barisan depan. Ia mampu mempertahankan posisi terdepan hingga balapan mendekati putaran ke-15, meskipun tekanan dari Marco Bezzecchi terus meningkat. Bezzecchi menempati posisi kedua dan menjaga jarak relatif dekat dari Fernandez. Situasi tersebut membuat persaingan di depan berlangsung ketat, karena setiap kesalahan kecil dapat mengubah susunan pembalap secara signifikan.
Fernandez berusaha menjaga ritme balap dengan konsisten, sementara Bezzecchi terus membuntuti sambil mencari celah untuk melakukan manuver. Pada periode yang sama, Marc Marquez mengalami penurunan posisi dan harus turun ke urutan kelima. Pergerakan tersebut membuatnya tidak lagi berada di kelompok terdepan yang memperebutkan podium. Di belakangnya, Alex Marquez menempati posisi ketujuh. Posisi kedua kakak-adik itu dipisahkan oleh Fabio Di Giannantonio, yang berada di urutan keenam dan menjadi pembatas dalam persaingan mereka.
Memasuki putaran ke-18, Marc Marquez mulai menunjukkan respons. Ia berhasil menyalip Pedro Acosta untuk kembali naik ke posisi keempat. Manuver tersebut menjadi perkembangan penting bagi Marquez karena membuka peluang untuk mendekati pembalap-pembalap di depan. Dengan posisi yang lebih baik, ia kembali berada dalam jangkauan kelompok utama dan berupaya menjaga momentum hingga akhir balapan.
Tidak lama setelah itu, perubahan besar terjadi di posisi terdepan. Bezzecchi akhirnya berhasil menyalip Raul Fernandez dan mengambil alih pimpinan balapan. Setelah terus berada di belakang Fernandez selama sebagian besar fase pertengahan, pembalap tersebut mampu mengubah tekanan menjadi keunggulan nyata. Fernandez pun harus turun ke posisi kedua, sedangkan Bezzecchi mulai mengendalikan jalannya lomba dari depan. Pergantian pemimpin ini menambah intensitas persaingan sebelum balapan memasuki putaran-putaran penentuan.
Persaingan untuk menentukan posisi akhir berlangsung ketat pada lap-lap penutup MotoGP Mandalika 2026. Marc Marquez yang sebelumnya berada dalam persaingan kelompok depan kehilangan kendali atas motornya. Insiden tersebut membuat posisinya merosot hingga urutan keenam, sekaligus membuka peluang bagi para pembalap di belakangnya untuk mengambil alih tempat.
Pada lap ke-22, Pedro Acosta dan Ai Ogura berhasil menyalip Marquez. Manuver itu menempatkan Acosta dan Ogura di depan pembalap tersebut, sementara Marquez harus melanjutkan balapan dari posisi keenam. Setelah itu, perhatian beralih pada perebutan posisi keempat yang melibatkan Ogura dan Acosta. Keduanya terus berdekatan ketika balapan memasuki putaran-putaran terakhir.
Duel Ogura dan Acosta kembali terlihat pada lap ke-25. Kedua pembalap saling menyalip dalam upaya mengamankan posisi yang lebih tinggi sebelum balapan berakhir. Ogura akhirnya memenangi pertarungan tersebut dan merebut posisi keempat. Acosta kemudian berada di urutan kelima, sedangkan Marquez tetap menempati posisi keenam hingga garis finis.
Marco Bezzecchi menjadi pemenang MotoGP Mandalika 2026 setelah menyelesaikan balapan 27 lap. Raul Fernandez finis di posisi kedua, disusul Jorge Martin yang menempati urutan ketiga. Ai Ogura mengamankan posisi keempat, Pedro Acosta berada di posisi kelima, dan Marc Marquez menyelesaikan balapan di posisi keenam.

