BANJAR, Radarnusantara.net, — 18 September 2026 Kebakaran lahan terbuka yang dipenuhi rumput alang-alang dan semak kering terjadi di Dusun Sukamulya RT 03/RW 01, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Kebakaran melanda lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare.
Api diketahui setelah seorang warga yang melintas di sekitar lokasi melihat kobaran api di area kebun.
Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada Babinsa Desa Sukamukti Sertu Suprianto Koramil 1318/Langensari kodim 0613/Ciamis dan Bhabinkamtibmas Desa Sukamukti polsek banjar, serta petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Banjar untuk segera dilakukan penanganan.
Setelah menerima laporan, petugas Damkar Kota Banjar bersama Babinsa,babinmas dan masyarakat bergerak menuju lokasi. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dengan 15 personel dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.
Berdasarkan keterangan saksi, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran di sekitar lahan yang kemudian merembet ke rumput alang-alang dan vegetasi kering. Kondisi cuaca panas serta tiupan angin yang cukup kencang menyebabkan api cepat membesar dan menjalar ke area sekitarnya.
Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh petugas Damkar, unsur Tribina, dan masyarakat dengan menggunakan peralatan yang tersedia. Setelah kurang lebih satu setengah jam penanganan, api berhasil dipadamkan pada pukul 17.00 WIB. Petugas selanjutnya melakukan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak terdapat titik api yang dapat kembali menyala.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Kebakaran juga tidak mengakibatkan kerugian materiil yang signifikan karena objek yang terdampak merupakan lahan terbuka dengan vegetasi, semak, daun kering, dan rumput alang-alang.
Pasca kejadian, petugas bersama unsur terkait melakukan pendataan dan pengecekan di lokasi guna memastikan kondisi benar-benar aman.
Masyarakat sekitar juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya pada kondisi cuaca panas dan angin kencang, serta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan.
Kecepatan masyarakat dalam melaporkan kejadian dan sinergi antara unsur kewilayahan, petugas pemadam kebakaran, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran dan memastikan situasi kembali aman dan kondusif.
Sumber : Pendam III/Siliwangi.
Reporter ; ( Red 01 TR )

