Tuban – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban menggelar pelatihan Relawan Penanggulangan Bencana (RPB) di Pantai Sumilir Desa Socorejo Tuban mulai Selasa (14/11/2023) hingga Kamis (16/11/2023)
Kegiatan yang diikuti 100 peserta ,terdiri dari TRC , Mapala , OPA dan perwakilan dari berbagai perusahaan di tuban ini dilaksanakan dengan materi meliputi , Bantuan hidup dasar , Jurnalistik kebencanaan dan anti hoax , menajemen penanggulangan bencana dan water rescue dari basarnas .
Drs.SUDARMAJI.M.M , Kepala BPBD Tuban usai acara menyampaikan, kegiatan ini adalah kegiatan rutin tahunan karena pihaknya berkeinginan penanganan risiko bencana menjadi budaya di tengah-tengah masyarakat. Sehingga pengurangan risiko itu muncul dari tindakan para relawan yang sudah dibekali dengan pelatihan.
“Pasca pelatihan ini diharapkan para relawan benar-benar bisa bermanfaat untuk desanya masing-masing. Tahu bahayanya apa, tahu kerentanannya apa, dan tahu apa yang harus diperbuat.
Sehingga, diharapkan desa yang sudah ada relawan bencana punya kemampuan untuk menanggulangi, jika terjadi bencana sewaktu-waktu. “Targetnya, seluruh desa yang ada dibekali dengan pelatihan penanggulangan bencana,’’ ujarnya.
Menurutnya, kondisi geografis wilayah Kabupaten Tuban yang memiliki wilayah pegunungan kapur juga memiliki potensi ancaman terjadinya banjir bandang. Bengawan Solo.
Selain itu, KEPALA PELAKSANA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH Drs. SUDARMAJI. M.M juga menyatakan wilayah sekitar pantai utara sering terjadi bencana akibat gelombang pasang yang telah mengakibatkan rumah dan perahu nelayan rusak. Sehingga menimbulkan kerugian bagi para nelayan, bahkan kadang menyebabkan nelayan hilang hingga menelan korban jiwa.
Kepala BPBD Tuban menekankan kepada para relawan, agar pelatihan ini diikuti dengan seksama, sehingga akan memperoleh pengetahuan yang dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan di lapangan.
“Para relawan diharapkan profesional sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya, serta berhati-hati karena risiko dalam pelatihan sangatlah besar.
M. Sanep
