Jakarta | Sepak bola memiliki daya tarik lintas negara yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan sport tourism di Indonesia. Popularitas pemain dunia, kompetisi berkelas internasional, dan besarnya basis penggemar membuat pertandingan mampu menarik perhatian wisatawan jauh melampaui stadion. Ketika laga besar digelar di Indonesia, pengunjung dapat datang untuk menyaksikan pertandingan sekaligus menjelajahi kota tuan rumah dan berbagai destinasi di sekitarnya. Kehadiran mereka berpotensi meningkatkan aktivitas hotel, transportasi, restoran, serta pelaku usaha lokal.
Peluang tersebut tidak terbatas pada penjualan tiket. Wisatawan dapat mengenal pantai, situs bersejarah, pusat seni, dan lanskap alam yang menjadi ciri tiap daerah. Kuliner lokal juga dapat menjadi bagian penting dari pengalaman, mulai dari hidangan khas yang disajikan di sekitar arena hingga tur kuliner di pusat kota. Dengan menyusun paket perjalanan yang menghubungkan pertandingan, destinasi, dan budaya, penyelenggara serta pemerintah daerah dapat memperpanjang masa tinggal pengunjung dan memperluas manfaat ekonomi pariwisata.
Figur sepak bola internasional turut membuka jalur promosi yang lebih luas. Jaringan penggemar mereka dan jangkauan media sosial dapat memperkenalkan Indonesia kepada audiens global melalui konten perjalanan, kunjungan, atau kolaborasi dengan komunitas setempat. Promosi semacam ini akan lebih bermakna apabila menampilkan pengalaman autentik dan informasi yang mudah ditindaklanjuti, seperti pilihan transportasi, agenda wisata, dan kegiatan budaya. Dengan demikian, perhatian penggemar dapat berkembang menjadi minat untuk berkunjung, bukan hanya interaksi sesaat di ruang digital.
CEO Offside Corp Gilbert Garlycia menyampaikan bahwa sepak bola dapat menjadi sarana untuk meningkatkan daya tarik sport tourism dan pariwisata Indonesia. Pandangan tersebut disampaikan dalam konferensi pers Road to OGFC Unite 2027 di Jakarta pada Jumat, 23 Oktober 2026. Dalam konteks agenda menuju acara tersebut, sepak bola dipandang bukan sekadar hiburan atau pertandingan, melainkan platform yang dapat mempertemukan komunitas, industri, dan destinasi. Agar potensinya terwujud, promosi perlu didukung koordinasi penyelenggara, pemerintah, pelaku wisata, serta masyarakat. Pengalaman pengunjung yang aman, nyaman, dan berkesan akan membantu membangun reputasi Indonesia sebagai tujuan wisata olahraga sekaligus mendorong kunjungan berulang.
OGFC Unite 2027 dijadwalkan berlangsung pada 24 April 2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga ini akan mempertemukan OGFC, yang diperkuat sejumlah mantan pemain Manchester United era 2008–2011, dengan Jakarta All Stars. Kehadiran nama-nama yang dikenal luas di dunia sepak bola berpotensi menarik perhatian penggemar dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus penonton dari luar negeri. Bagi Jakarta, pertandingan tersebut bukan hanya agenda olahraga, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan kota sebagai tujuan wisata yang memiliki beragam pengalaman. Penonton yang datang untuk menyaksikan laga dapat memperpanjang kunjungan mereka, menjelajahi berbagai kawasan, dan menikmati pilihan aktivitas yang tersedia sebelum maupun sesudah pertandingan. Dengan demikian, acara ini dapat menghubungkan daya tarik sepak bola dengan potensi pariwisata ibu kota secara langsung.
Kunjungan penonton berpeluang memberikan manfaat ekonomi bagi sejumlah sektor. Hotel dan akomodasi dapat menerima tamu tambahan, sementara restoran, kedai, serta pelaku usaha kuliner berkesempatan melayani pengunjung yang ingin mencicipi hidangan lokal. Transportasi, mulai dari layanan kendaraan hingga angkutan umum, juga dapat memperoleh peningkatan permintaan selama acara berlangsung. Selain itu, wisatawan bisa menyisihkan waktu untuk mengunjungi destinasi Jakarta, seperti kawasan bersejarah, ruang publik, pusat belanja, dan tempat hiburan. Dampak tersebut bergantung pada lama tinggal serta belanja pengunjung, sehingga penyelenggara, pelaku usaha, dan pihak pariwisata dapat bekerja sama menyediakan informasi perjalanan dan pengalaman yang mudah diakses. Jika dikelola dengan baik, pertandingan dapat menjadi pintu masuk untuk mendorong kunjungan lebih luas, bukan sekadar perjalanan singkat menuju stadion.
Patrice Evra menilai Indonesia kerap diasosiasikan dengan Bali, padahal masih banyak hal lain yang dapat dijelajahi. Jakarta, misalnya, menawarkan pengalaman wisata perkotaan yang dinamis, pilihan kuliner yang beragam, serta jejak sejarah dan budaya lokal yang dapat ditemui di berbagai sudut kota. Pengunjung bisa merasakan suasana metropolitan, mengenal cerita masa lalu, kemudian melihat bagaimana tradisi dan kehidupan masyarakat hadir berdampingan dengan perkembangan modern. Evra juga menyampaikan ketertarikannya untuk mencicipi kuliner serta mengenal masyarakat dan budaya Indonesia. Minat semacam ini dapat mendorong penggemar yang datang untuk melihat lebih jauh dari agenda pertandingan dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan destinasi. OGFC Unite 2027 pun berpotensi menjadi sarana promosi yang memperlihatkan Jakarta sebagai kota dengan pengalaman berlapis, sekaligus memperluas pandangan wisatawan mengenai pilihan perjalanan di Indonesia.Penyelenggaraan OGFC Unite 2027 berpotensi membuka peluang ekonomi yang luas bagi pelaku usaha lokal, terutama usaha yang bergerak di bidang suvenir olahraga, pakaian, kerajinan, kuliner, dan produk kreatif. Kehadiran legenda sepak bola dunia dapat menarik perhatian penggemar dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri. Arus pengunjung tersebut memberi kesempatan bagi usaha kecil untuk memperkenalkan produk secara langsung, memperluas jaringan penjualan, dan menjangkau konsumen baru yang mungkin belum mengenal produk unggulan daerah.
Merchandise bertema acara, seperti kaus, syal, aksesori, dan cendera mata, dapat menjadi produk yang diminati sekaligus kenang-kenangan bagi pengunjung. Agar manfaatnya menjangkau masyarakat, penyelenggara dapat melibatkan UMKM dalam bazar resmi, menyediakan ruang promosi, serta membuka peluang kolaborasi untuk menghasilkan produk edisi khusus. Pendekatan ini dapat menghubungkan identitas sepak bola dengan kekhasan lokal, misalnya melalui motif, bahan, atau cita rasa yang mencerminkan budaya setempat. Dengan demikian, acara tidak hanya menghasilkan transaksi selama kegiatan berlangsung, tetapi juga membantu memperkenalkan produk daerah kepada komunitas penggemar sepak bola yang lebih luas.
Park Ji Sung memandang sepak bola sebagai kekuatan yang mampu menyatukan orang-orang dari beragam latar belakang. Gagasan tersebut sejalan dengan harapan agar OGFC Unite 2027 menjadi ruang pertemuan yang terbuka bagi warga, wisatawan, pelaku usaha, dan penggemar. Acara ini diharapkan menunjukkan keterkaitan olahraga, pariwisata, dan budaya melalui pengalaman yang melampaui pertandingan atau penampilan para legenda. Masyarakat dapat terlibat sebagai pengunjung, relawan, pelaku seni, pedagang, maupun penggerak komunitas, sehingga manfaat kegiatan terasa lebih merata. Interaksi langsung dengan legenda sepak bola dunia juga dapat menjadi pengalaman berharga bagi generasi muda dan memberi inspirasi bagi komunitas olahraga lokal. Jika dirancang dengan partisipasi masyarakat serta dukungan promosi yang konsisten, OGFC Unite 2027 dapat memperkuat citra destinasi dan produk unggulan daerah. Momentum ini sekaligus mendorong usaha lokal membangun layanan yang ramah bagi pengunjung domestik dan internasional, serta menciptakan alasan bagi wisatawan untuk kembali setelah acara berakhir.
Pengembangan wisata olahraga tidak berhenti pada pengalaman menyaksikan pertandingan. Melalui paket perjalanan yang terhubung dengan agenda pertandingan, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan untuk mengenal berbagai destinasi di Indonesia. Pola ini diharapkan mendorong wisatawan memperpanjang masa tinggal, sekaligus memberi ruang bagi mereka untuk menikmati pengalaman budaya, alam, dan rekreasi di luar stadion. Dengan demikian, kehadiran legenda sepak bola dunia dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan lebih banyak daya tarik wisata kepada pengunjung domestik maupun mancanegara.
Founder dan CEO PT Manna Indonesia Group, Hanzela Calista, menyampaikan bahwa pihaknya bekerja sama dengan ASITA untuk merancang perjalanan bagi para pengunjung. Rencana tersebut mencakup kunjungan ke Labuan Bajo bersama legenda sepak bola dunia, sebagai bagian dari pengalaman yang melengkapi agenda pertandingan.
Baca juga: Kejuaraan Sepak Bola Munculkan Juara Baru di Jakarta | Jasad Wanita Ditemukan di Lapangan Sepak Bola: Penyelidikan Masih Berlangsung | Kembalinya Makan Konate ke Puncak Sepak Bola Indonesia di Tengah Karhutla






