Bali United Bangkit dengan Kemenangan Telak atas Persijap Jepara

Bali United Bangkit dengan Kemenangan Telak atas Persijap Jepara

Jepara | Bali United kembali ke jalur kemenangan setelah menundukkan Persijap Jepara dengan skor telak 6-1 pada pekan keempat Super League 2026-2027. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026. Hasil ini menjadi jawaban langsung Serdadu Tridatu setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Borneo FC pada pekan ketiga.

Sejak pertandingan dimulai, Bali United tampil dengan tekad untuk segera bangkit. Bermain di hadapan pendukung sendiri, klub asal Pulau Dewata itu mampu mengendalikan jalannya laga dan membangun tekanan secara konsisten. Produktivitas enam gol menunjukkan efektivitas permainan Bali United, sekaligus memperlihatkan respons kuat setelah hasil kurang memuaskan pada pertandingan sebelumnya.

Persijap Jepara hanya mampu mencetak satu gol dalam laga tersebut. Perbedaan skor yang cukup lebar menggambarkan dominasi Bali United sepanjang pertandingan. Tim tuan rumah tidak hanya unggul dalam perolehan gol, tetapi juga berhasil menjaga momentum hingga pertandingan berakhir.

Kemenangan ini memiliki arti penting bagi Bali United dalam persaingan Super League musim 2026-2027. Tambahan hasil positif dapat meningkatkan kepercayaan diri pemain dan tim pelatih setelah kekalahan dari Borneo FC. Selain itu, kemenangan besar atas Persijap Jepara menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.

Bagi Persijap, kekalahan 1-6 di Gianyar menjadi evaluasi penting menjelang laga selanjutnya. Sementara itu, Bali United dapat menjadikan penampilan pada Sabtu malam tersebut sebagai pijakan untuk mempertahankan konsistensi. Dengan kemenangan telak ini, Bali United menegaskan bahwa kekalahan pada pekan ketiga tidak menghentikan upaya mereka untuk bersaing di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Rangkaian gol Bali United atas Persijap Jepara dimulai pada menit ke-38. Jort van der Sande menjadi pemain pertama yang mencatatkan namanya di papan skor setelah berhasil menjebol gawang Persijap yang dikawal Sendri Johansyah. Gol tersebut membuka keunggulan Bali United sekaligus menjadi awal dari penampilan produktif penyerang asal klub tersebut.

Empat menit berselang, tepatnya pada menit ke-42, Bali United kembali mencetak gol. Kali ini, Remco Balk menjadi pencetak gol kedua. Dengan demikian, hingga akhir babak pertama, dua pemain Bali United telah menyumbangkan gol dalam kemenangan atas Persijap Jepara. Setelah jeda, Jort van der Sande kembali menunjukkan ketajamannya. Ia mencetak gol keduanya pada menit ke-57, sehingga torehan penyerang tersebut bertambah menjadi dua gol dalam pertandingan ini.

Bali United kemudian menambah keunggulan melalui Thijmen Goppel pada menit ke-72. Gol tersebut menjadi gol kelima dalam urutan pencatatan skor pertandingan dan memperlebar jarak keunggulan Bali United. Enam menit kemudian, tepat pada menit ke-78, Jort van der Sande melengkapi hattricknya. Gol ketiga itu membuatnya menjadi pencetak tiga gol untuk Bali United, seluruhnya ke gawang Persijap yang dijaga Sendri Johansyah.

Rangkaian gol Bali United belum berakhir. Pada menit ke-90+4, Irfan Jaya mencetak gol penutup. Gol tersebut melengkapi pesta gol Bali United dengan total enam gol yang dibuat oleh empat pemain. Secara kronologis, Jort van der Sande mencetak gol pada menit ke-38, 57, dan 78, Remco Balk pada menit ke-42, Thijmen Goppel pada menit ke-72, serta Irfan Jaya pada menit ke-90+4.

Dalam pertandingan tersebut, Persijap Jepara hanya mampu mencetak satu gol balasan. Gol itu dibuat oleh pemain pengganti Juan Douglas pada menit ke-71. Catatan tersebut menjadi satu-satunya gol Persijap dalam laga ketika Bali United mencetak enam gol. Dengan demikian, kontribusi Persijap pada papan skor tetap terbatas, meskipun tim asal Jepara itu berhasil mencatatkan gol pada babak kedua.

Perbandingan jumlah gol memperlihatkan perbedaan yang sangat besar kedua kesebelasan. Enam gol Bali United berhadapan dengan satu gol Persijap Jepara, sehingga total tersebut menempatkan gol balasan Juan Douglas sebagai satu-satunya respons Persijap sepanjang pertandingan. Informasi ini menjadi bagian penting dari gambaran hasil akhir, tanpa mengubah fakta bahwa Bali United tetap mendominasi perolehan gol dalam laga tersebut.

Gol pada menit ke-71 itu memastikan Persijap tidak mengakhiri pertandingan tanpa gol. Namun, satu gol tersebut belum cukup untuk menandingi jumlah gol yang dikumpulkan Bali United. Selisih lima gol kedua tim menunjukkan bahwa balasan Persijap hanya menjadi satu bagian kecil dalam skor akhir pertandingan. Juan Douglas tercatat sebagai pemain yang mencetak gol untuk Persijap, sementara enam gol lainnya dalam pertandingan berasal dari Bali United.

Dengan hanya satu gol balasan, Persijap Jepara belum mampu memberikan keseimbangan pada papan skor. Gol Juan Douglas tetap tercatat sebagai momen penting bagi Persijap karena menjadi satu-satunya gol tim itu dalam pertandingan. Di sisi lain, jumlah enam gol Bali United membuat perbedaan hasil terlihat jelas dan menegaskan besarnya jarak skor kedua kesebelasan pada laga tersebut.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menyambut kemenangan telak atas Persijap Jepara dengan rasa syukur. Pelatih asal Belanda tersebut menilai hasil itu menandai kembalinya Serdadu Tridatu ke tren positif setelah melalui rangkaian pertandingan yang belum sepenuhnya memuaskan. Bagi Jansen, kemenangan besar ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan hasil penting yang memperlihatkan respons tim di lapangan. Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai sesuatu yang besar dan luar biasa bagi Bali United.

Jansen juga mengungkapkan bahwa kemenangan Bali United atas Persijap, yang dalam sumber juga disebut Laskar Kalinyamat, sebenarnya telah diprediksi sejak awal. Keyakinan itu kemudian diwujudkan melalui penampilan yang efektif sehingga tim mampu mengamankan kemenangan dengan selisih gol yang telak. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa hasil pertandingan sesuai dengan ekspektasi yang dibangun sebelum laga, sekaligus memberikan alasan bagi skuad dan pendukung untuk kembali menaruh kepercayaan terhadap arah permainan Bali United.

Kemenangan ini menjadi catatan bersejarah bagi Bali United, terutama jika melihat hasil dua pertandingan sebelumnya. Dalam dua laga tersebut, tim hanya mampu mencatat satu kemenangan tipis dan satu hasil imbang. Karena itu, keberhasilan menundukkan Persijap dengan skor besar memiliki arti tersendiri dalam perjalanan tim. Jansen menegaskan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut dan menilai kemenangan ini sebagai hasil yang besar serta luar biasa. Baginya, capaian itu memperkuat tanda bahwa Bali United mulai kembali ke jalur positif yang diharapkan setelah periode dengan hasil yang lebih terbatas.