Kodim 0913/PPU Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M

Kodim 0913/PPU Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M

SAMARINDA.radarnusantara – Segenap personil Militer dan ASN serta THL Kodim 0913/PPU dan Ibu-ibu Persit KCK Cab LXV Dim 0913 PPU melaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M yang bertempat di Musholla At Taqwa Kodim 0913/PPU Jln Propinsi Km 9 Kel Nipah-nipah Kec Penajam Kab PPU.Kamis (27/8/2026)

Kodim 0913/PPU Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M kali ini mengusung tema Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammed SAW Th 1448 H/2026 Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat TNI Prima dan Kuat Siap Mewujudkan Indonesia Yang Maju dan Berdaulat.

Komandan Kodim 0913/PPU, Letkol Inf Fandy Satria Dwi Wahyuono, S.Hub.,Int dalam sambutannya mengatakan,” Semoga dengan kegiatan ini peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H/2026 M  kedepannya seluruh anggota kodim beserta keluarga selalu diberikan kemudahan dan keselamatan sehingga selalu diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas,”ujarnya.

Sementara itu, Ustadz Muhammad Hasbullah dalam ceramahnya menyampaikan,” Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Lebih dari itu, Maulid merupakan momentum untuk menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan kita, baik sebagai pribadi, sebagai keluarga, sebagai masyarakat, maupun sebagai bagian dari bangsa dan negara,”ulasnya.

“Tema Maulid Nabi tahun ini mengandung pesan yang sangat penting,“Bersama rakyat, TNI prima dan kuat, siap Mewujudkan Indonesia Yang Maju dan Berdaulat.”Kata “bersama rakyat” mengingatkan kita bahwa kekuatan bangsa tidak hanya terletak pada institusi pemerintahan atau aparat keamanan, tetapi juga pada persatuan seluruh rakyat Indonesia,”ungkapnya.

Lanjutnya, Bagi para prajurit TNI, keteladanan Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kekuatan harus disertai dengan akhlak, disiplin, kejujuran, amanah, keberanian, dan pengabdian.Kekuatan seorang prajurit bukan hanya diukur dari kemampuan fisiknya, tetapi juga dari kekuatan moral dan integritasnya,”kata Ustad.(Mur)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *