Radar Nusantara, Lamongan Pembangunan drainase di lingkungan kelurahan Desa Kedungdadi kec Sugio kab Lamongan yang dana nya bersumber dari Anggaran dana siluman karena diduga pekerjaan awur awuran, dan juga tidak ada papan informasi publik atau Prasasti . KAMIS 07 / 03 / 2024.
Hal tersebut terlihat ketika tim investigasi Media RadarNusantara dan LSM di lapangan, terlihat pembangunan drainase tersebut diduga kurang campuran pasir terlihat lolo nya banyak yang bolong,hal ini tentunya bertentangan dengan acuan RAB atau spek nya,dan diduga pun pembangunan drainase tersebut sulap langsung jadi dan awur – awuran.
Ketika awak media Radar Nusantara dan LSM ingin melakukan klarifikasi atau konfirmasi kepada pemerintah Desa Kedungdadi. Tidak ada kepala Desa Kedungdadi pak kades SUKIMAN lagi keluar mas ke Lamongan kata salah satu kaur pemerintah Desa Kedungdadi kec Sugio kab Lamongan.saat Tim investigasi Radar Indonesia mencoba menghubungi ( TIMLAK ) Tim Pelaksana Kegiatan atas nama Pak SUWARNO lagi keluar ke kecamatan dan tim investigasi Media Radar Nusantara di temui dengan Pak IRFAN salah satu perangkat Desa Kedungdadi beliunya nya pak Irfan bilang kalau itu anggaran dari Dana Desa 2024 mas di singgung soal proyek Drainase terkait tidak ada papan proyek pak IRFAN dengan nada masih dicetak mas untuk papan proyek dan beberapa menit Pak IRFAN mengambil amplop untuk mencoba dan mengasihkan ke awak media Radar Nusantara dan tim tidak menerima amplop tersebut mala pak IRFAN berlaku tidak sangat sopan langsung bilang kalau ngak mau iya uwes mas terserah dengan bahasa nada jawa langsung pergi ke dalam ruangan.. seharusnya pak IRFAN tidak berlaku perbuatan yang tidak sopan kepada awak media Radar Nusantara padahal pak IRFAN Selaku pemerintah Desa tapi ngak punya Kode Etik atau tidak punya hati nurani. Dan lanjut tim mencoba menghubungi langsung kepala Desa Pak kades SUKIMAN liwat WHATSAPP atau WA tapi sampai saat ini pun juga belum di respon oleh kepala Desa pak kades SUKIMAN hingga berita ini kita naikkan..
Salah seorang warga sekitar yang tidak mau di sebut namanya ketika di mintai komentarnya mengatakan,” kami berharap pekerjaan ini agar di laksanakan profesional agar kekuatannya maksimal dan tidak awur awuran dalam membangun program Desa agar Desa semakin maju dan makmur , semestinya di lakukan pengadukan secara matang agar kwalitasnya memadai supaya pekerjaan tersebut tidak cepat rusak,” ungkapnya”.
Hingga berita ini di turunkan tim awak media masih mencari melakukan investigasi untuk bahan pemberitaan dengan edisi episode ke dua.
( S dik)
- Tanamkan Cinta Tanah Air dan Jiwa Nasionalisme, Babinsa Kortamil 01/Penajam Berikan Wasbang kepada Siswa SMP 22 PPU
- Tumbuhkan Semangat Gotong Royong, Koramil 01/Penajam Bersama Warga Laksanakan Pengecatan Jembatan Garuda
- Perkuat Ketahanan Pangan, Babinsa Rawa Mulia Dampingi Panen Padi di Desa Binaan







Respon (1)