Daerah  

‎Pemdes Bojongjengkol Gelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026

Desa

Kabupaten Bogor , Radarnusantara.net – Pemerintah Desa Bojongjengkol, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan Rembug Stunting dalam rangka pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting tingkat desa Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.(15/05/2026).

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Bojongjengkol, Awaluddin Ma’arifatullah, S.IP., bersama Sekretaris Desa Pilardi dan Ketua TP PKK Desa Bojongjengkol, Ocih. Turut hadir Pendamping Desa Dili Asmarahadi, Bidan Desa Dewi Chandra Liza, S.ST., PLKB Maya Handayani, kader Posyandu, LPM, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Bintrantibum Pol PP.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Bojongjengkol Awaluddin Ma’arifatullah menyampaikan bahwa rembuk stunting merupakan langkah strategis untuk menyatukan komitmen seluruh unsur desa dalam menangani persoalan stunting secara terpadu dan berkelanjutan.

“Pencegahan stunting menjadi tanggung jawab bersama. Melalui rembuk stunting ini, kita berharap seluruh elemen dapat bersinergi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama bagi balita dan ibu hamil,” ujarnya.

Sekretaris Desa Bojongjengkol, Pilardi, menambahkan bahwa program pencegahan stunting harus menjadi perhatian bersama mulai dari tingkat keluarga hingga pemerintahan desa.

“Melalui kegiatan ini kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat terhadap pentingnya pola hidup sehat, asupan gizi yang baik, serta rutin memanfaatkan pelayanan kesehatan yang sudah tersedia di desa,” kata Pilardi.

Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Bojongjengkol, Ocih, mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk aktif mendukung program kesehatan ibu dan anak demi terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas.

“Peran ibu dan keluarga sangat penting dalam pencegahan stunting. Kami dari TP PKK siap mendukung program pemerintah desa melalui edukasi dan pendampingan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Bidan Desa Dewi Chandra Liza juga menjelaskan pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan rutin bagi ibu hamil, serta optimalisasi pelayanan Posyandu sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini.

Kegiatan rembuk stunting tersebut juga menjadi forum musyawarah dalam menyusun program prioritas desa terkait kesehatan masyarakat, peningkatan gizi, sanitasi lingkungan, serta edukasi pola hidup sehat bagi warga.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Desa Bojongjengkol berharap angka stunting di wilayahnya dapat terus ditekan sehingga tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.

‎Reporter : AwaL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *