**Probolinggo, 9 Agustus 2024** – Dalam upaya mendukung program nasional Gerakan Antisipasi Darurat Pangan, Koramil 0820/21 Maron, yang berada di bawah komando Kodim 0820/Probolinggo, terus berperan aktif dalam pendampingan dan komunikasi sosial dengan petani di wilayah binaannya. Pendampingan ini dilakukan melalui patroli rutin serta terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pertanian guna memastikan kualitas dan kuantitas produksi pangan tetap terjaga.
Kegiatan pendampingan ini berlangsung di Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Maron, yang melibatkan anggota Koramil 0820/21 Maron bersama dengan kelompok tani dan penyuluh pertanian setempat. Pada kesempatan ini, Sertu Nalindro, anggota Koramil Maron, menyatakan bahwa tugas mereka tidak hanya memberikan rasa aman kepada masyarakat, tetapi juga turut serta dalam berbagai tahapan proses bercocok tanam yang dilakukan oleh petani, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga masa panen.
“Kami ditugaskan oleh komando atas untuk mendampingi para petani agar proses bercocok tanam yang mereka lakukan bisa berjalan dengan baik dan hasil panen dapat meningkat. Dengan demikian, kehadiran kami di lapangan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pertanian di wilayah binaan kami,” ungkap Sertu Nalindro.
Pendampingan yang dilakukan oleh Koramil Maron ini merupakan bagian dari bakti TNI kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung program pemerintah dalam Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional. Lebih lanjut, Sertu Nalindro menekankan bahwa kolaborasi antara TNI dan petani ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Dengan adanya pendampingan dari TNI, kami berharap para petani semakin termotivasi untuk mengoptimalkan hasil pertanian mereka. Kami optimis, melalui pendampingan yang intensif ini, hasil panen akan lebih baik dari sebelumnya,” tambahnya.
Selain memberikan dukungan dalam aspek teknis pertanian, pendampingan oleh TNI ini juga diharapkan mampu memberikan semangat dan motivasi tambahan bagi para petani, sehingga mereka dapat terus mempertahankan dan meningkatkan produktivitas pertanian di tengah tantangan yang ada.
Gerakan ini, selain untuk memastikan ketahanan pangan di tingkat nasional, juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani di tingkat lokal, khususnya di wilayah Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.
**Sumber:** Pendim 0820/Probolinggo
**Published by:** Edi D






